Latar Belakang: Lanjut usia merupakan salah satu bagian tahap dari tumbuh kembang yang ada pada manusia. Pada tahap ini akan terjadi proses penuaan akan menyebabkan berbagai perubahan pada lansia. Perubahan - perubahan yang dialami oleh lansia diikuti dengan munculnya dampak permasalahan yaitu penurunan kualitas hidup dan tingginya angka terjadinya jatuh pada lansia. Jatuh pada lansia ini dapat terjadi oleh karena beberapa faktor yang salah satunya adalah gangguan keseimbangan, penyebab terjadinya gangguan keseimbangan adalah terkait dengan indeks massa tubuh orang tersebut. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh (IMT) terhadap keseimbangan dinamis pada lansia. Metode: Jenis penelitian yang dipakai adalah analitik observasional dengan menggunakan rancangan cross sectional . subjek pada penelitian ini sebanyak 45 lansia dari Posbindu Desa Madu Asri, Kec. Colomadu, Kab. Karanganyar. Setiap orang melakukan pengukuran dengan stature meter dan timbangan untuk mengukur IMT dan Time Up and Go Test (TUGT) untuk mengukur keseimbangan dinamis. Hasil: Hasil uji korelasi menggunakan pearson didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,003 (p < 0,05) yang memiliki arti bahwa terdapat adanya hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh terhadap keseimbangan dinamis pada lansia. Data diatas diperoleh angka koefisien korelasi sebesar (r) = 0,437 hal ini menunjukkan adanya hubungan searah dengan tingkat sedang yang bernilai positif antara indeks massa tubuh terhadap keseimbangan dinamis. Kesimpulan: Adanya hubungan indeks massa tubuh dengan keseimbangan dinamis pada lansia Posbindu Desa Madu Asri, Kec. Colomadu, Kab. Karanganyar.
Copyrights © 2025