Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal program linear berbasis konteks PISA (Programme for International Student Assessment) dengan menggunakan prosedur Newman. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan dengan subjek penelitian sebanyak 20 siswa kelas XII MIPA 3 tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes uraian sebanyak lima soal yang disusun berdasarkan level kognitif PISA (reproduksi, koneksi, dan refleksi) serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa melakukan kesalahan pada seluruh tahapan Newman, yaitu kesalahan membaca (20%), kesalahan memahami soal (28%), kesalahan transformasi (46%), kesalahan keahlian proses (39%), dan kesalahan penulisan jawaban akhir (31%). Kesalahan tertinggi terjadi pada tahap transformasi soal, sedangkan kesalahan terendah terdapat pada tahap membaca soal. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa sudah mampu memahami informasi awal, tetapi masih mengalami kesulitan dalam mengubahnya ke bentuk model matematika yang tepat. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi matematika dan kemampuan representasi matematis dalam pembelajaran program linear agar siswa mampu memahami dan menyelesaikan soal kontekstual secara benar serta sistematis.
Copyrights © 2025