Penelitian ini membahas strategi penguatan ekonomi hijau dan inklusif di negara-negara ASEAN melalui analisis kualitatif berbasis studi kepustakaan. Fokus kajian diarahkan pada integrasi kebijakan lingkungan, pemberdayaan sosial, dan transformasi ekonomi berkelanjutan yang menjadi pilar utama dalam pembangunan kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan ekonomi hijau ditentukan oleh sinergi lintas sektor, tata kelola yang transparan, serta dukungan pembiayaan dan teknologi bersih. Di sisi lain, digitalisasi ekonomi dan wirausaha sosial terbukti memperluas akses ekonomi bagi kelompok rentan, sedangkan kebijakan energi terbarukan meningkatkan efisiensi dan kemandirian ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi kebijakan regional dan kolaborasi antarnegara dalam transfer pengetahuan serta teknologi menjadi kunci percepatan transisi menuju ekonomi hijau yang adil, berketahanan, dan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.
Copyrights © 2023