kualitas air yang baik sering kali sulit didapatkan terutama di daerah yang memiliki kandungan kapur tinggi dalam air tanah. Air yang mengandung kapur, atau dikenal sebagai air keras, dapat berdampak negatif pada kesehatan, seperti menyebabkan gangguan pencernaan dan iritasi kulit. Selain itu, air kapur juga dapat merusak peralatan rumah tangga dan infrastruktur air karena terbentuknya kerak kapur. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kesadahan dan Total Dissolved Solid (TDS) pada air tanah dangkal. Metode yang digunakan adalah metode eksprimental dengan mengukur langsung kualitas air di lapangan. Dari hasil penelitian diperoleh nilai kesadahan untuk daerah pangale pada titik 1 adalah 519.55 mg/L, titik 2 adalah 517.53 mg/L, titik 3 adalah 727.15 mg/L. Untuk TDS dilokasi pangale diperoleh titik 1 adalah 993 ppm, titik 2 adalah 955 ppm, titik 3 adalah 773 ppm. Sedangkan untuk daerah tande diperoleh kesadahan di titik 1 sebesar 352.25 mg/L, titik 2 sebesar 322.19mg/L, titik 3 sebesar 427.84mg/L dan TDS diperoleh titik 1 adalah 684 ppm, titik 2 adalah 913 ppm, titik 3 adalah 1018 ppm.
Copyrights © 2025