Ketahanan energi, yaitu kemampuan suatu daerah untuk memenuhi kebutuhan energinya secara mandiri, menjadi isu strategis terutama di wilayah pedesaan yang belum terjangkau secara optimal oleh jaringan listrik konvensional. Dusun Pasir Bangkonong yang terletak di Kabupaten Karawang merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui sumber energi terbarukan guna memperkuat ketahanan energi lokal. Dengan asumsi jumlah 147 bangunan dan populasi sekitar 400 jiwa, Dusun Pasir Bangkonong memiliki sejumlah fasilitas umum penting, antara lain 3 unit sekolah, 2 tempat ibadah, 3 balai desa, 3 kantor desa, 1 fasilitas olahraga, dan 2 unit posyandu, serta 3 bangunan lainnya, dengan kapasitas PLTS 52,8 kWp untuk membutuhkan pasokan energi listrik yang andal dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen untuk mengevaluasi kinerja sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid. Hasil menunjukkan koneksi grounding efektif dengan tahanan terendah 0,63–0,83 ohm, serta output inverter yang stabil pada 219–220 V dan frekuensi 50 Hz. Tegangan DC input bervariasi antara 456–502 V dengan arus 0,60–0,84 A, menunjukkan beberapa indikasi penurunan kinerja pada beberapa string. Secara keseluruhan, sistem PLTS menunjukkan performa baik dan mendukung pasokan energi berkelanjutan bagi fasilitas umum dan masyarakat setempat.
Copyrights © 2025