Latar Belakang: Metode dalam penanganan tindak kriminalitas perlu di tingkatkan untuk memudahkanidentifikasi terhadap pelaku maupun korban. Noda-noda seperti noda darah dan bekas lipstik di TKPdapat digunakan sebagai barang bukti yang akurat. Pemeriksaan pola sidik bibir berdasarkan golongan darah dapat menjadi suatu media untuk menentukan identitas seseorang secara akurat. Tujuan: Menganalisis hubunganantara golongan darah ABO dengan pola sidik bibir sebagai identifikasi forensik pada etnis Banjar. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sidik bibir diklasifikasi berdasarkan Suzuki dan Tsuchihashi kemudian dikelompokkan sesuai golongan darahsampel. Hasil: Hasil dari analisa data uji korelasi koefisien kontingensi menunjukkan p value 0.033 <0.05yangberarti antar variabel memiliki hubungan signifikan. Nilai korelasi 0.499 bermakna kekuatan antar variabel cukup kuat. Kesimpulan: Golongan darah ABO dan pola sidik bibir pada etnis Banjar memiliki hubunganyangcukup kuat.Kata kunci : golongan darah ABO, pola sidik bibir, identifikasi forensik, etnis Banjar
Copyrights © 2025