Ketahanan keluarga merujuk pada kemampuan keluarga untuk beradaptasi, bertahan dalam tekanan, dan membangun hubungan yang sehat dalam ranah domestik, publik, dan sosial. Perempuan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui keseimbangan antara perannya sebagai istri dan ibu dengan keterlibatan dalam kehidupan publik dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keseimbangan peran perempuan dalam ranah domestik, publik, dan sosial serta menjelaskan kontribusinya terhadap terwujudnya keluarga yang tangguh dan harmonis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh keluarga harmonis di Kabupaten Gresik. Analisis data difokuskan pada strategi perempuan dalam mengelola tanggung jawab domestik, aktivitas profesional, dan pengembangan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan keluarga dibangun melalui harmonisasi peran perempuan sebagai ibu, istri, dan pelaku di ranah publik, dengan tetap mengakui pengalaman biologis khas perempuan seperti melahirkan, menyusui, dan menstruasi. Dukungan suami, manajemen waktu, dan komunikasi efektif menjadi faktor utama pendukung. Temuan ini memperkaya pemahaman tentang konsep keluarga sakinah dalam konteks masyarakat Indonesia kontemporer.
Copyrights © 2026