Objectives: Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam permainan tradisional egrang melalui program olahraga komunitas Fortina di Kota Medan, serta menganalisis dampaknya terhadap kebugaran jasmani dan pelestarian budaya lokal. Methods: Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dengan metode pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan langsung. Kegiatan melibatkan 45 peserta dari berbagai kelompok usia (7-50 tahun) di komunitas Fortina Medan selama 3 bulan (Mei-Juli 2024). Results: Program berhasil meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam permainan egrang sebesar 78%, peningkatan kemampuan motorik kasar peserta sebesar 65%, dan terbentuknya kelompok pegiat egrang yang sustainable dengan 25 anggota aktif. Conclusion: Kegiatan pengabdian masyarakat melalui permainan tradisional egrang terbukti efektif dalam meningkatkan kebugaran jasmani, memperkuat kohesi sosial, dan melestarikan budaya tradisional di Kota Medan.
Copyrights © 2025