Objectives: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan tes dan pengukuran identifikasi bakat atlet badminton usia dini melalui program kemitraan dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan, serta memberikan data objektif mengenai potensi bakat atlet sebagai dasar pembinaan berkelanjutan. Methods: Kegiatan dilaksanakan di Kota Medan dengan melibatkan 40 atlet badminton usia 10-14 tahun menggunakan metode tes dan pengukuran yang mencakup: (1) tes antropometri (tinggi badan, berat badan, tinggi duduk, rentang lengan), (2) tes fisik sesuai 6 Parameter Fisik Nasional PBSI (VO2Max, court agility, vertical jump, skipping rope, sit up, push up), dan (3) tes keterampilan teknik dasar badminton. Data dianalisis menggunakan T-score untuk mengkategorikan tingkat keberbakatan. Results: Hasil menunjukkan bahwa dari 40 atlet yang diukur, 5 atlet (12,5%) masuk kategori sangat berbakat, 18 atlet (45%) kategori berbakat, 12 atlet (30%) cukup berbakat, dan 5 atlet (12,5%) kurang berbakat. Komponen VO2Max menunjukkan rata-rata kategori "baik" dengan bobot penilaian tertinggi (40%), sedangkan court agility dan koordinasi berada pada kategori "cukup". Conclusion: Program identifikasi bakat ini memberikan manfaat signifikan bagi Dispora Kota Medan dalam mendeteksi atlet potensial secara objektif dan ilmiah, serta menjadi dasar perencanaan pembinaan atlet jangka panjang yang terstruktur.
Copyrights © 2025