OCTOPUS : Jurnal Ilmu Perikanan
Vol 1, No 2 (2012): Octopus

Optimasi Frekuensi Pemberian Pakan Alami Jenis Branchionus Plicatilis Terhadap Sintasan Larva Rajungan (Portunus Pelagicus) Stadia Zoea

Murni Murni (Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar)



Article Info

Publish Date
25 Feb 2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan frekuensi pemberian pakan alami B. plicatilis yang tepat untuk sintasan larva rajungan stadia zoea. Pemeliharaan larva rajungan berlangsung selama 12 hari. Pemeliharaan dimulai dari zoea I sampai megalopa I. Pemberian pakan menggunakan pakan alami jenis B. plicatilis dengan kepadatan 15 ind/ml. Pemberian B. plicatilis pada stadia zoea I dan II menggunakan B. plicatilis tipe S atau kecil. Pada stadia zoea III dan IV menggunakan B. plicatilis tipe L atau ukuran besar. Frekuensi pemberian pakan larva rajungan disesuaikan dengan perlakuan yang dicobakan. Sampling sintasan larva rajungan dilakukan setiap terjadi pergantian stadia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sintasan larva rajungan tertinggi dihasilkan pada perlakuan C (4 kali/hari), kemudian disusul perlakuan B (3 kali/ hari), perlakuan A (2 kali/hari) dan perlakuan E (5 kali/hari). Hal ini disebabkan karena frekuensi pemberian pakan alami yang diberikan sesuai dengan kebutuhan larva rajungan. Sehingga nutrisi tercukupi untuk mempertahankan tingkat kelangsungan hidupnya. Selain itu disebabkan karena jumlah pakan yang diberikan sesuai dengan kapasitas tampung lambung larva rajungan sehingga pakan yang diberikan dapat dikonsumsi dan dicerna oleh larva rajungan.Kata kunci: Brachionus plicatilis, Sintasan, ZoeaAbstractThis study aims to determine the natural frequency of feeding B. plicatilis right to survival rate of crab larvae stadia zoea. Maintenance crab larvae lasts for 12 days. Maintenance begins on zoea I to megalopa I. Feeding use of natural feed type B. plicatilis with a density of 15 ind / ml. Giving B. plicatilis at stadia zoea I and II using the B. plicatilis type S or small. In the stadia zoea III and IV using B. plicatilis L type or size. Crab larvae feeding frequency adapted to the treatment is tested. Sampling is done every crab larvae survival rate occurs turn of stadia. The results showed that the survival rate is the highest crab larvae produced in treatment C (4 times / day), followed by treatment B (3 times / day), treatment A (2 times / day) and treatment E (5 times / day). This is because the natural frequency of feeding are given according to the needs of small crab larvae. So that adequate nutrients to sustain their survival rate. In addition due to the amount of feed that is given in accordance with capacities of the stomach so that the crab larvae feed given can be consumed and digested by the larvae of crabs.Keywords: Brachionus plicatilis, Survival, zoea

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

octopus

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Other

Description

Jurnal Octopus Ilmu Perikanan terbit dua kali setahun yakni Januari dan Juli berisi artikel ilmiah dalam bentuk hasil penelitian dan non penelitian berupa kajian. Jurnal Octopus Ilmu Perikanan bertujuan untuk menyebarluaskan ilmu dan pengetahuan perikanan dari para akademisi, peneliti, praktisi, ...