Kesadaran ibu hamil terhadap bahaya kehamilan merupakan aspek penting dalam mencegah munculnya komplikasi yang berisiko bagi keselamatan ibu dan janin. Salah satu faktor yang berperan dalam membentuk pengetahuan tersebut adalah tingkat pendidikan. Penelitian ini bertujuan menelaah keterkaitan antara tingkat pendidikan ibu hamil dan pemahaman mereka tentang risiko kehamilan di Desa Ongkaw Dua, wilayah kerja UPTD Puskesmas Ongkaw. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain potong lintang (cross‑sectional), melibatkan 40 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Kendall’s Tau. Hasilnya memperlihatkan korelasi signifikan antara jenjang pendidikan dan tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai bahaya kehamilan (p < 0,05), yang berarti semakin tinggi pendidikan, semakin baik pula pemahaman terhadap tanda‑tanda berisiko selama kehamilan. Berdasarkan temuan ini, tenaga kesehatan di Puskesmas diharapkan semakin intensif menyelenggarakan kegiatan edukasi terutama bagi ibu dengan latar pendidikan rendah—untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengetahuan mereka mengenai potensi risiko kehamilan.
Copyrights © 2025