Abortus merupakan masalah reproduksi yang berdampak tidak hanya pada kondisi fisik, tetapi juga pada aspek psikologis, sosial, dan lingkungan kehidupan perempuan. Penelitian ini mengkaji pengaruh kejadian abortus terhadap kualitas hidup pasca keguguran di wilayah kerja Puskesmas Posi Posi. Menggunakan desain kuantitatif deskriptif analitik, studi ini melibatkan 45 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Kendall’s Tau. Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai p = 0,004 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan bermakna antara pengalaman abortus dan kualitas hidup pasca keguguran; semakin berat pengalaman yang dialami, semakin menurun kualitas hidup setelahnya. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi psikososial dan edukasi berkelanjutan oleh tenaga kesehatan untuk mendukung proses pemulihan dan meningkatkan kesejahteraan perempuan pasca keguguran.
Copyrights © 2025