Penelitian dilatarbelakangi meningkatnya tren diet tidak sehat di kalangan mahasiswa yang sering kali dilakukan tanpa pendampingan medis maupun pemahaman gizi yang memadai. Ini menarik diteliti karena berfokus pada pengalaman subjektif Mahasiswa S1 Universitas Negeri Padang yang belum banyak dieksplorasi dalam menjalani perilaku diet tidak sehat. Sehingga menggali fenomenologi pengalaman subjektif individu dalam menjalani perilaku diet tidak sehat sebagai respons terhadap tekanan sosial di kalangan mahasiswa fase remaja akhir menjadi kebaharuan penelitian. Tujuan dari penelitian ini untuk memahami pengalaman subjektif Mahasiswa S1 Universitas Negeri Padang dalam menjalani perilaku diet tidak sehat. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif tipe fenomenologi. Penentuan informan menggunakan teknik purposive dengan melibatkan 10 orang informan yang terdiri dari kriteria yaitu Mahasiswa S1 aktif di Universitas Negeri Padang, pernah atau sedang menjalani perilaku diet tidak sehat, berada dalam kategori usia remaja akhir (18-24 tahun), dan berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Pengumpulan data menggunakan observasi non partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumen serta dianalisis dengan teknik analisis Matthew Miles dan Huberman dengan proses reduksi, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil temuan terdapat tiga perilaku diet tidak sehat yang dilakukan oleh Mahasiswa S1 Universitas Negeri Padang, pertama, Pola makan tidak sehat. Kedua, Overtraining (olahraga berlebih). Ketiga, Konsumsi produk diet tanpa pengawasan. Penelitian dianalisis menggunakan teori Fenomenologi Edmund Husserl. Penelitian ini memberikan pemahaman baru tentang risiko diet tidak sehat pada mahasiswa dan menjadi rujukan untuk intervensi kesehatan di kampus.
Copyrights © 2025