Donor darah adalah pengambilan darah secara sukarela dari seseorang, yang disimpan di bank darah sebagai persediaan untuk transfusi di masa mendatang. Hal ini memerlukan prosedur medis, seperti memasukkan jarum ke dalam pembuluh darah untuk memindahkan darah ke dalam kantong darah. Efek samping yang umum terjadi pada pendonor adalah rasa sakit yang disebabkan oleh penyisipan jarum. Bagi sebagian orang, membayangkan rasa sakit yang terkait dengan pengambilan darah dapat menyebabkan kecemasan dan stres. Untuk mengurangi stres dan ketegangan sebelum dan selama proses donor, suasana yang menenangkan harus diciptakan di unit transfusi darah. Salah satu cara untuk mencapai hal ini adalah melalui desain interior yang mempertimbangkan aspek psikologis, termasuk penggunaan warna. Warna memiliki pengaruh psikologis terhadap emosi manusia, yang dapat membantu menciptakan suasana santai dan menenangkan bagi para pendonor darah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Tujuan dari tinjauan literatur adalah untuk memberikan panduan dalam mengembangkan konsep desain. Hasil wawancara akan digunakan untuk penelitian lapangan mengenai karakteristik pengguna. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan warna coklat, biru dan hijau pada interior unit transfusi darah yang dapat memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi pendonor darah serta mengurangi ketegangan dan kecemasan pada saat mendonor darah.
Copyrights © 2025