Lobi hotel memiliki peran penting dalam membentuk kesan pertama bagi tamu. Banyak hotel berbintang menerapkan unsur budaya sebagai daya tarik utama dalam desain interiornya. Dengan desain modern, hotel dapat merepresentasikan identitas budaya daerah tempatnya berdiri. Penelitian ini berfokus pada desain interior lobi Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya yang mengimplementasikan ragam hias budaya Dayak. Ragam hias budaya tersebut mencerminkan hubungan erat antara manusia dan alam, yang menjadi filosofi penting dalam budaya Dayak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi langsung, dokumentasi lapangan, dan studi literatur dari sumber daring dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ragam hias Dayak dalam desain interior lobi seperti ornamen motif pakis, bunga terong, dan burung tingang pada lobi hotel mampu menciptakan identitas visual yang kuat dan tetap relevan dengan tren desain modern. Penelitian ini berkonstribusi pada pengembangan keilmuan desain interior berbasis kearifan lokal, serta memberikan manfaat praktis bagi industri perhotelan dan upaya pelestarian budaya Dayak melalui penerapan desain yang autentik dan berkarakter.
Copyrights © 2025