Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana layanan Bimbingan dan Konseling (BK) diterapkan di MTs Al-Istiqlal Karawang dan menemukan masalah, dukungan, dan harapan untuk peningkatan. Metode deskriptif kualitatif yang digunakan, dengan wawancara dan observasi terhadap guru BK dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan BK dilaksanakan melalui layanan klasik, konseling individu, dan kelompok yang mencakup empat bidang utama: pribadi, sosial, belajar, dan karir. Program disesuaikan dengan kebutuhan siswa melalui angket. Dalam pelatihan karakter, wali kelas, guru mata pelajaran, OSIS, dan guru PAI menawarkan dukungan. Keterbatasan jumlah guru BK, yang menangani sekitar 160 siswa, merupakan masalah utama. Rasio antara guru dan siswa lebih besar dari yang ideal. Secara keseluruhan, layanan BK di MTs Al-Istiqlal Karawang berjalan baik; Namun, untuk menjadi lebih optimal, sumber daya harus ditingkatkan, metode interaktif harus ditambah, dan teknologi harus diinovasi.
Copyrights © 2025