Ketersediaan material lokal (agregat kasar dan halus) yang ada di wilayah Kabupaten Buton Selatan, khususnya di daerah Gunung Sejuk, memberikan peluang besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan alternatif dalam konstruksi beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mekanis berupa kuat tekan beton yang menggunakan agregat (kasar/halus) yang berasal dari Gunung Sejuk dan mengevaluasi kelayakannya berdasarkan standar mutu beton di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan total sampel sebanyak 30 buah. Pengujian dilakukan pada umur beton 3, 7, dan 28 hari dengan mengacu pada standar SNI 1974:2011, penelitian ini menggunakan dua komposisi campuran material yaitu perbandingan agregat 25/75 dan perbandingan agregat 40/60. Proporsi campuran beton (mix design) direncanakan menggunakan mutu target 20 MPa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik fisik material dari Gunung Sejuk memiliki sifat kekerasan yang baik. Nilai kuat tekan rata-rata beton pada umur 28 hari mencapai 190,70 kg/cm2 untuk komposisi 25/75 dan 145,80 kg/cm2 untuk komposisi 40/60. Berdasarkan hasil evaluasi, material lokal dari Gunung Sejuk Kabupaten Buton Selatan layak digunakan sebagai bahan penyusun beton untuk kategori konstruksi struktural. Penggunaan material lokal ini diharapkan dapat menekan biaya logistik konstruksi di wilayah Buton Selatan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam daerah.
Copyrights © 2025