Pada penelitian ini dilakukan studi komparasi antara struktur beton prategang I Grider kondisi eksisting dan U Girder. Studi kasus penelitian dilakukan pada Jembatan Mojorejo, Nglipar, Gunungkidul, Yogyakarta. Jembatan dengan lebar sembilan meter dan panjang girder yang tinjau 30,6 meter. Dari penelitian ini diharapkan menjadi pertimbangan lain dalam pemilihan tipe girder jembatan. Penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan struktur benton prategang I girder kondisi eksisting jembatan Mojorejo dengan U girder. Pelaksanaan penelitian dimulai dari pengumpulan data spesifikasi, desain gambar, dan data tanah jembatan Mojorejo. Selanjutnya dilakukan pemilihan jenis girder beton prategang yang dibandingkan yaitu jenis U girder. Kemudian dilakukan analisis pembebanan yang mengacu pada SNI 1725:2016 tentang Pembebanan untuk Jembatan, SNI 2833:2016 tentang Perencanaan Jembatan Tahan Gempa dan peraturan terkait. Hasil penelitian menunjukan struktur atas jembatan Mojorejo dengan I girder kondisi eksisting mempunyai safety factor momen dan geser sebesar 1,492 dan 1,071 sedang untuk U girder sebesar 1,444 dan 1,026. Struktur I girder mempunyai nilai momen nominal yang dikerahkan sebesar 88.337,370 kNm serta total nilai gaya geser sebesar 8.463,370 kN sedangkan untuk U girder menghasilkan total nilai momen nominal sebesar 73.680,729 kNm serta total nilai gaya geser sebesar 6.895,962 kN. Nilai lendutan yang terjadi pada I girder adalah 18,049 mm dan pada lendutan U girder adalah 32,2105 mm. Dari hasil yang didapat bahwa I girder lebih kuat, aman, dan lebih murah dibandingan dengan dengan U girder pada kisaran bentang 30 m.
Copyrights © 2023