REKAYASA DAN INOVASI TEKNIK SIPIL
Vol 7 No 1 (2022): Volume 7. No.1 Februari 2022

Analisis Komposisi Abu Cangkang Kelapa Sawit Dan Pasir Pantai Sumur Tujuh Sebagai Bahan Pengisi Campuran Batako

Hana Dwitasari (Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta)
Dewi Sulistyorini (Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta)
Lilik Hendro Widaryanto (Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta)
Angga Darmawan (Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
21 Mar 2022

Abstract

Bata beton menjadi salah satu pilihan bahan bangunan yang banyak digunakan dalam konstruksi sebagai pasangan dinding. Bahan utama pembentuk batu bata yaitu tanah liat yang prosesnya dibakar sampai berwarna kemerahan. Beragam jenis batu bata antara lain yaitu batako. Material dinding pembentuk batako terbuat dari campuran pasir, air dan semen yang dicetak padat atau dipress. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasir kuarsa, pasir pantai umur tujuh, semen Portland, abu cangkang kelapa sawit, dan air. Ukuran sampel benda uji 15 cm x 15 cm x 15 cm dengan cetakan kubus. Campuran bahan pembuatan batako terdiri dari semen yang penggunaannya digantikan sebagian dengan 0% dan 10% abu cangkang kelapa sawit, dan penggunaan pasir pantai sumur tujuh 0%, 50%, dan 100% terhadap pasir kuarsa. Perbandingan takaran pembuatan batako adalah 1 Semen : 3,75 Pasir. Pengujian dilakukan mengetahui kuat tekan dan daya serap air. Penambahan abu cangkang kelapa sawit 0% dan 10% yang disubtitusikan terhadap semen, nilai kuat tekan yang dihasilkan mengalami penurunan. Pada penggunaan pasir pantai 0%, 50%, 100% sebagai subtitusi pasir kuarsa juga mengalami penurunan. Dari hasil daya serap air batako yang diperoleh dengan komposisi 0% dan 10% abu cangka ng kelapa sawit dan penggunaan pasir pantai 0%, 50%, 100% sebagai subtitusi pasir kuarsa pada umur batako 14 hari dengan hasil daya serap rata-rata secara urut sebesar 2,96%, 2,71%, 2,58%, 5,82%, 10,58%, dan 6,97%. Hasil daya serap air pada batako tidak melebihi dari persyaratan nilai penyerapan air maksimum yaitu sebesar 25 % yang menurut SNI. 03-0349- 1989 dan PUBI 1989.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

renovasi

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Environmental Science Transportation

Description

RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil is a national journal published by the Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Jurnal RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil is published twice a year, in April and October, and consists of ...