Financial distress merupakan ketidakmampuan perusahaan untuk membayar kewajiban keuangannya pada saat jatuh tempo yang menyebabkan kebangkrutan atau kesulitan likuiditas yang mungkin sebagai awal kebangkrutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis model prediksi yang memiliki tingkat akurasi tertinggi dalam memprediksi financial distress pada perusahaan property and real estate periode 2020-2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari annual report perusahaan property and real estate selama tahun 2020-2023. Metode penelitian yang digunakan menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji kruskall wallis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan tingkat keakuratan antara model financial distress yaitu Altman Z-Score, Zmijewski, Grover, Springate, dan Taffler. Model springate merupakan model financial distress dengan tingkat akurasi tertinggi sebesar 100% dan tipe error terendah sebesar 0%.
Copyrights © 2024