Kualitas pelayanan kesehatan sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan secara keseluruhan, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemapuan teknologi informasi terhadap mutu pelayanan di Rumah Sakit Siaga Al Munnawarah Samarinda. Dalam penelitian ini melibatkan sebanyak 270 responden yang diambil secara simple random sampling. Teknik pengambilan data melalui wawancara terstruktur melalui kursioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Untuk menilai hubungan antara variabel. Dari hasil analisis univariat didapatkan bahwa karakteristik responden pada bagian jenis kelamin responden didominasi oleh perempuan sebesar 167 (62%), pada karakteristik pekerjaan didominasi oleh IRT dengan rincian sebesar 100 (37%), dan pada karakteristik keterangan responden di dominasi oleh pasien dengan rincian sebanyak 145(54%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa p-value sebesar 0.01 (lebih kecil dari 0.05) maka Ho ditolak. Kemampuan komunikasi interpersonal memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap mutu pelayanan. Keberhasilan implementasi komunikasi interpersonal di pengaruhi oleh strategi pengembangan, evaluasi yang terus di lakukan dalam rangka memajukan Mutu. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan komunikasi interpersonal dan mutu pelayanan di Rumah Sakit Al Munawwarah Samarinda.
Copyrights © 2024