Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, persepsi risiko, dan sosial media influencer terhadap minat investasi Generasi Z di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan mengisi gap literatur terkait faktor-faktor yang mempengaruhi minat investasi di kalangan generasi muda dengan latar belakang lokal dan karakteristik psikologis unik mereka. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan explanatori, mengumpulkan data primer dari responden Generasi Z yang telah dan belum berinvestasi di pasar saham melalui kuesioner berbasis skala likert. Sampel diambil menggunakan rumus Lemeshow dengan jumlah 96 responden, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling dengan pendekatan analisis jalur Partial Least Square (PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, literasi keuangan, persepsi risiko, dan sosial media influencer mampu menjelaskan 44,1% varians minat investasi. Secara individual, literasi keuangan dan sosial media influencer memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi, sementara persepsi risiko berpengaruh positif namun kontribusinya relatif kecil. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan dan peran influencer digital dalam mendorong minat investasi generasi muda di Sidoarjo. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan dan pelaku edukasi keuangan untuk memanfaatkan media sosial dan meningkatkan literasi keuangan sebagai strategi peningkatan partisipasi investasi di kalangan generasi muda
Copyrights © 2025