Literasi keagamaan moderat menjadi kebutuhan mendesak di era globalisasi, terutama bagi generasi muda yang akan menjadi pemimpin masa depan. Artikel ini membahas kegiatan pendampingan penguatan literasi keagamaan moderat bagi siswa SMK Persada Nusantara, Kec. Bumi Agung, Kabupaten Way Kanan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai nilai-nilai agama yang moderat dan toleran, serta mencegah radikalisasi yang dapat merugikan masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan, diskusi kelompok, dan pengembangan materi ajar berbasis konteks lokal. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang pentingnya toleransi beragama dan penguatan identitas keagamaan yang moderat. Temuan utama mengindikasikan bahwa siswa yang terlibat dalam program ini menunjukkan sikap lebih terbuka terhadap perbedaan dan mampu berdiskusi secara konstruktif tentang isu-isu keagamaan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah lain dalam pengembangan literasi keagamaan yang moderat
Copyrights © 2025