Trauma merupakan isu penting yang terus mendapat perhatian karena tetap menjadi bagian nyata dalam pengalaman hidup manusia sehingga memiliki signifikansi dalam ranah akademis. Kendati demikian, trauma dalam perspektif teologis masih minim untuk dianalisis secara ilmiah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengintroduksi teologi trauma melalui analisis hubungan antara Tuhan, resiliensi, dan solidaritas. Melalui studi reviu literatur, peneliti menegaskan bahwa Tuhan adalah sumber pertolongan manusia yang memberikan daya bagi manusia untuk bangkit dan bertahan hidup. Tuhan senantiasa mencurahkan kasih-Nya kepada manusia agar mereka tetap menerima anugerah dengan menggerakkan partisipasi pertolongan insan lain. Kasih tersebut memampukan mereka untuk memperoleh kekuatan dan membangun kemampuan untuk melewati masa-masa sulit menuju pemulihan demi kesehatan dan kesejahteraan. Kontribusinya ialah memperkuat diskursus teologis mengenai trauma.
Copyrights © 2025