Sampah masih menjadi salah satu permasalahan penyumbang isu lingkungan. Masyarakat pedesaan masih kurang memperhatikan masalah sampah organik khususnya limbah rumah tangga maupun pertanian. Tujuan pemberdayaan kepada masyarakat pedesaan yang mayoritas bermatapencaharian sebagai petani diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan, minat dan ketrampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik supaya dapat mengurangi beban masalah kelangkaan dan mahalnya pupuk maupun pestisida pertanian. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi dan pelatihan kepada komunitas lokal masyarakat yaitu kelompok tani sebanyak 30 orang untuk diberikan pengetahuan dan pelatihan dalam mengolah sampah organik rumah tangga dan pertanian menjadi ecoenzyme dan pupuk kompos. Tahapan pelatihan dilakukan dengan persiapan pelaksanaan dengan penyiapan alat dan bahan, pelaksanaan pre- test, pemberian materi pengetahuan tentang ecoenzyme dan pupuk organik serta diskusi bersama petani, dilanjutkan dengan pelaksanaan pelatihan pembuatan ecoenzyme dan pelatihan pembuatan pupuk organik serta diakhiri dengan post-test dengan instrument yang sama dengan pre tes yaitu kategori pengetahuan, minat dan ketrampilan. Kegiatan edukasi ini untuk menumbuhkan kesadaran dan ketrampilan dalam mengelola sampah yang selama ini hanya dianggap sebagai masalah. Ecoenzyme dimanfaatkan untuk menambah nutrisi tanaman, mencegah hama penyakit pada tanaman pertanian serta sebagai campuran dalam pembuatan kompos. Hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat untuk mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah organik dari limbah rumah tangga maupun pertanian menjadi produk yang bermanfaat menunjukkan respon yang tinggi di kategori pengetahuan, minat dan ketrampilan masyarakat.
Copyrights © 2025