Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Generasi Muda Desa: Pengambilan Keputusan Bekerja dan Kepercayaan pada BUMDES Vi'in Ayu Pertiwi; Destyana Elingga Pratiwi; Deny Meitasari
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v12i1.43574

Abstract

Dampak berat dirasakan sektor pariwisata saat pandemi COVID-19 tidak terkecuali BUMDes. Badan usaha ini yang selama ini menjadi salah satu lembaga tumpuan harapan perekonomian masyarakat pedesaan khususnya pemuda desa. Badan usaha wisata desa yang menjanjikan keuntungan selama ini mengalami penurunan drastis oleh adanya pandemi karena dianjurkan melakukan pembatasan kegiatan masyarakat untuk mengurangi angka penyebaran COVID-19. Maka tujuan penelitian ini yaitu menganalisis faktor yang menjadi dasar keputusan untuk bergabung dalam BUMDes dan tingkat kepercayaan para pemuda terhadap pihak-pihak yang ada di BUMDes serta terhadap BUMDes itu sendiri. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif. Penentuan responden menggunakan purposive yaitu karyawan BUMDes (pemuda desa). Penelitian dilakukan pada BUMDes Kota Batu dan Kabupaten Malang. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang mempengaruhi keputusan pemuda bekerja di BUMDes adalah usia dan jenis kelamin. Usia dan jenis kelamin berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan pemuda untuk bekerja di BUMDes dengan nilai koefisien secara berurutan sebesar 0,497 dan 3,883. Tingkat kepercayaan karyawan kepada sesama karyawan, pimpinan, dan mitra BUMDes sangat baik. Termasuk tingkat kepercayaan terhadap BUMDes termasuk kategori sangat baik saat pandemic COVID-19.
Edukasi Masyarakat Pedesaan Pertanian dalam Pemanfaatan Sampah Organik Vi'in Ayu Pertiwi; smiana Khusnul Khatimah; Marceline Kurnia Desile; Risma Maulinda
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1225

Abstract

Sampah masih menjadi salah satu permasalahan penyumbang isu lingkungan. Masyarakat pedesaan masih kurang memperhatikan masalah sampah organik khususnya limbah rumah tangga maupun pertanian. Tujuan pemberdayaan kepada masyarakat pedesaan yang mayoritas bermatapencaharian sebagai petani diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan, minat dan ketrampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik supaya dapat mengurangi beban masalah kelangkaan dan mahalnya pupuk maupun pestisida pertanian. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi dan pelatihan kepada komunitas lokal masyarakat yaitu kelompok tani sebanyak 30 orang untuk diberikan pengetahuan dan pelatihan dalam mengolah sampah organik rumah tangga dan pertanian menjadi ecoenzyme dan pupuk kompos. Tahapan pelatihan dilakukan dengan persiapan pelaksanaan dengan penyiapan alat dan bahan, pelaksanaan pre- test, pemberian materi pengetahuan tentang ecoenzyme dan pupuk organik serta diskusi bersama petani, dilanjutkan dengan pelaksanaan pelatihan pembuatan ecoenzyme dan pelatihan pembuatan pupuk organik serta diakhiri dengan post-test dengan instrument yang sama dengan pre tes yaitu kategori pengetahuan, minat dan ketrampilan. Kegiatan edukasi ini untuk menumbuhkan kesadaran dan ketrampilan dalam mengelola sampah yang selama ini hanya dianggap sebagai masalah. Ecoenzyme dimanfaatkan untuk menambah nutrisi tanaman, mencegah hama penyakit pada tanaman pertanian serta sebagai campuran dalam pembuatan kompos. Hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat untuk mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah organik dari limbah rumah tangga maupun pertanian menjadi produk yang bermanfaat menunjukkan respon yang tinggi di kategori pengetahuan, minat dan ketrampilan masyarakat.
Peran Ganda Perempuan Pedesaan dalam Rumah Tangga Petani Berperspektif Gender Vi'in Ayu Pertiwi; Alia Fibrianingtyas; Risma Maulinda
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 23 No. 2 (2024): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v23i2.3420

Abstract

Employment in the agricultural industry in rural regions predominantly constitutes the primary occupation for men, while women provide auxiliary support to men. Ultimately, women fulfil a dual role; on one side, they serve as domestic workers who do not directly produce results or revenue, yet they provide essential help to others in securing employment and capitalising on available job prospects. Conversely, in alignment with societal advancements, women also serve as public workers who yield results directly or without remuneration, such as family labourers in agriculture. This study seeks to examine the dual function of women in both domestic and public spheres of labour. This study employs a quantitative descriptive methodology. The research was carried out at Morang Village, Madiun Regency, East Java. The study's findings indicate that women's dual role in rural agriculture is prominently evident through their responsibilities in childcare, managing children's education, cooking, and household cleaning, while simultaneously bearing the additional burden of external employment for financial sustenance, such as selling and factory work. Women in the community are also required to assist males in agricultural tasks, including land preparation, planting, weeding, pest and disease management, and harvesting, with the exception of nursery and marketing activities.