Heat stroke adalah kondisi serius yang terjadi ketika tubuh tidak dapat mengatur suhu internal akibat paparan panas yang berlebihan. Pengemudi becak, terutama di wilayah tropis seperti Indonesia, sangat rentan terhadap heat stroke karena aktivitas mereka yang dilakukan di luar ruangan dan membutuhkan tenaga fisik yang besar. Kondisi ini memberikan resiko yang besar untuk tidak terpenuhinya kebutuhan hidrasi secara optimal, sehingga ibadah puasa pun beresiko tidak tuntas dijalankan. Oleh karena itu perlu adanya pemberian edukasi terhadap pencegahan heat stroke selama puasa sehingga mereka tetap dapat menjalankan ibadah puasa. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan edukasi kepada pengemudi becak tentang hidrasi dan pencegahan heat stroke selama puasa. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah ceramah interaktif dengan menggunakan media audiovisual berupa slide powerpoint dan video. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6 Maret 2024 menjelang bulan Ramadhan. Peserta kegiatan adalah pengemudi becak di wilayah kelurahan Giwangan, Yogyakarta. Hasil dari kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta kegiatan sebanyak 45% dan termasuk dalam kategori baik. Kegiatan yang serupa berfokus pada edukasi pencegahan heat stroke secara khusus dikaitkan dengan praktik ibadah puasa di bulan Ramadan, serta ditujukan pada komunitas pengemudi becak sebagai kelompok pekerja informal dengan paparan risiko panas tinggi, selama ini jarang tersentuh intervensi kesehatan preventif. Kegiatan ini memberikan implikasi bahwa para pengemudi becak tetap wajib menjalankan ibadah puasa namun harus memperhatikan kesehatan diri sehingga tetap bugar menjalankan aktivitas saat bekerja.
Copyrights © 2025