Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

Pendampingan Pengembangan Produk Olahan Cabai sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Ekonomi Masyarakat Desa Maju Jaya Kecamatan Kumpeh Ulu

Maratun Saadah (Universitas Jambi)
Mohd. Norma Sampoerno (UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi)
Imtiyaz Ragbah Fidini (Universitas Jambi)
Bintang Maharani (Universitas Jambi)
Fadlli Al Ikhsal (Universitas Jambi)
Bella Ritauli (Universitas Jambi)



Article Info

Publish Date
29 Dec 2025

Abstract

Artikel ini membahas pendampingan dalam pengembangan produk olahan cabai sebagai strategi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Maju Jaya, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi. Desa Maju Jaya memiliki potensi cabai, dengan 98% lahan merupakan lahan pertanian cabai dan memiliki dimiliki oleh masyarakat sendiri. Produk cabai segar melimpah pada masa panen dan membuat harga cabai turun. Kondisi ini diperburuk dengan masa penghujan yang menyebabkan lahan pertanian tergenang dan petani tidak dapat menanam cabai. Prodi Manajemen Pemerintahan melalui Program Pengabdian Masyarakat Mahasiswa (P2M2) dari Universitas Jambi memberikan pendampingan pengembangan produk olahan cabai kepada masyarakat Desa Maju Jaya. Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan akses informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat desa untuk mengembangkan produk olahan cabai secara efektif. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pendapatan ekonomi mereka dengan memanfaatkan potensi yang ada dan mencapai kemandirian ekonomi. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD). Pada kegiatan pengabdian ini, tim pengabdian melakukan kunjungan untuk observasi terkait dengan kondisi apa yang masyarakat petani cabai harapkan. Mengacu pada murahnya harga cabai saat produksi melimpah, maka petani menginginkan cabai dapat diproduksi menjadi produk olahan bukan hanya dijual dalam bentuk produk pangan mentah.  Dalam pengabdian ini tim peneliti melihat bahwa sejak dulu, masyarakat desa telah terbiasa dengan bertani cabai, kecakapan dalam bertani diteruskan secara turun temurun. Namun, saat ini mereka terkendala pada perubahan iklim yaitu banjir yang membuat harga cabai rendah dan musim tanam yang terputus. Sehingga, untuk menciptakan kondisi masa depan dimana petani tetap dapat mendapatkan penghasilan layak dari produk cabai, maka tim pengabdian mengusulkan kegiatan hilirisasi produk cabai menjadi bubuk cabai.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

abdi

Publisher

Subject

Education Environmental Science Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Abdi bertujuan untuk memfasilitasi publikasi artikel yang disarikan dari hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Abdi ini membatasi pengabdian masyarakat yang berada dalam ruang lingkup bidang: Pembangunan manusia dibidang pendidikan dan Sosio-Humaniora, Pengentasan kemiskinan, ...