Percaturan politik Provinsi Sumatera Barat telah memberikan arah baru terhadap situasi perpolitikan di Indonesia. Pasalnya dengan arah politik yang berlandaskan kepada nilai-nilai adat dan nilai-nilai milenial telah memberikan dampak terhap pola hubungan interkasi antara kalangan muda dengan kalangan milenial ataupun antara kalangan milenial dengan kalangan-kalangan muda. Hal ini dapat dilihat dari pola strategi politik yang dilakukan oleh Mahyeldi dan Audy yang condong merangkul kalangan tua dan kalangan muda untuk terlibat aktif di dalam proses pemilihan umum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dalam menjabarkan hasil dari proses penelitian. Penarikan data yang dilakukan oleh peneliti di dalam proses penelitian ini menggunakan metode penarikan primer dan penarikan sekunder. Tujuan dari proses penelitian ini berusaha menganalisis peran serta dari branding-branding yang dimiliki oleh Mahyeldi-Audy dalam merangkul simpatisan masyarakat pemilihnya. Hasil yang di dapat di dalam proses penelitian ini adalah peneliti menemukan bahwasanya pasangan Mahyeldi-Audy memliki brand yang di sebabkan dari pengalaman, kinerja, dan karakter-karakter yang telah di tanamkan oleh Mahyeldi-Audy, seperti branding agama, branding kepemudaan, dan branding politik yang telah ditunjukan oleh pasangan Mahyeldi-Audy.
Copyrights © 2025