Perkembangan teknologi digital berdampak besar terhadap kehidupan anak usia dini, salah satunya dalam penurunan interaksi verbal karena tingginya penggunaan gawai. Hal ini menyebabkan berkurangnya komunikasi langsung anak dengan lingkungannya, padahal interaksi lisan sangat penting dalam perkembangan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media wayang kertas terhadap kemampuan berbicara anak usia 5–6 tahun di TK Nurul Ummah Tlogoagung, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 12 anak usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara, serta dianalisis dengan uji normalitas, uji-t berpasangan (paired sample t-test), dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berbicara anak setelah diterapkannya pembelajaran menggunakan media wayang kertas. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) dan rata-rata N-Gain sebesar 0,2692 yang tergolong dalam kategori sedang. Dengan demikian, media wayang kertas efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang menyenangkan dan kontekstual dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini.
Copyrights © 2025