Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas kegiatan mencanting dalam meningkatkan keterampilan membatik pada anak usia 5–6 tahun di TA Al-Hikmah Sidorejo, Kedungadem, Bojonegoro. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya pelestarian budaya membatik sekaligus pengembangan motorik halus anak usia dini melalui media yang aman dan menyenangkan. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest, melibatkan 14 siswa sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan membatik yang mencakup indikator memegang canting, kontrol gerakan tangan, mengikuti pola, konsentrasi, dan kreativitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata anak dari 44,50 (pretest) menjadi 57,50 (posttest), dengan hasil uji statistik menunjukkan distribusi normal dan nilai signifikansi <0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan mencanting yang dimodifikasi dengan pewarna cair dapat menjadi media pembelajaran efektif untuk meningkatkan keterampilan membatik anak usia dini. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya integrasi kegiatan seni budaya lokal ke dalam kurikulum PAUD sebagai upaya pelestarian budaya sekaligus pengembangan potensi anak secara holistik.
Copyrights © 2025