Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pembelajaran STEM melalui eksperimen warna dan geometri terhadap kemampuan berpikir logis anak usia 5–6 tahun di TK NU 06 Kedungrejo, Sumberrejo, Bojonegoro. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya stimulasi kognitif pada masa golden age, khususnya dalam aspek berpikir logis yang menjadi dasar pemecahan masalah dan pengambilan keputusan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen (nonequivalent control group design), melibatkan 33 anak yang terbagi dalam kelompok kontrol dan eksperimen. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen, dengan nilai rata-rata posttest sebesar 87 dibandingkan kelompok kontrol sebesar 79,2. Uji-t menghasilkan nilai signifikansi 0,002 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa pembelajaran STEM melalui eksperimen warna dan geometri berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir logis anak. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan STEM berbasis eksperimen dapat menjadi alternatif pembelajaran yang inovatif dan aplikatif dalam pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2025