Penelitian ini membahas alasan dan makna di balik kebiasaan menggunakan mode silent pada ponsel di kalangan mahasiswa kelas karyawan STIKOM Semarang angkatan tahun 2022. Melalui pendekatan kualitatif dan wawancara mendalam terhadap tiga informan, ditemukan bahwa mode silent digunakan sebagai cara untuk menghindari gangguan, menurunkan kecemasan, dan menjaga ruang serta waktu pribadi. Walau dianggap membantu menjaga fokus dan ketenangan, penggunaan mode ini juga menimbulkan risiko, seperti telat membalas pesan atau dianggap tidak responsif dalam komunikasi sosial dan pekerjaan. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak menghindari komunikasi, tetapi justru berusaha mengaturnya agar lebih seimbang dan tidak membebani. Mode silent menjadi salah satu cara mereka beradaptasi dalam menghadapi banyaknya pesan dan notifikasi yang datang setiap hari.
Copyrights © 2025