Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepercayaan diri peserta didik kelas XI-1 SMA Negeri 1 Samarinda dalam keterampilan berbicara pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Kondisi ini menyebabkan peserta didik cenderung pasif, enggan mengemukakan pendapat, dan mengalami kecemasan berbicara. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi metode Talking Stick dan menganalisis dampaknya terhadap peningkatan kepercayaan diri berbicara peserta didik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, berfokus pada kelas XI-1 SMA Negeri 1 Samarinda. Data primer dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Talking Stick berhasil meningkatkan kepercayaan diri peserta didik. Partisipasi aktif siswa meningkat signifikan, dari sekitar 20–30% menjadi 60–70% setelah penerapan metode ini. Peningkatan ini terjadi karena metode Talking Stick menciptakan pengalaman keberhasilan langsung (mastery experiences) dan memfasilitasi lingkungan belajar yang aman, suportif, dan interaktif. Secara implikatif, penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru untuk menerapkan strategi pembelajaran aktif dalam konteks Pendidikan Pancasila.
Copyrights © 2025