Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan seperti ChatGPT sebagai alat bantu pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana peserta didik kelas IX-A SMP Negeri 5 Samarinda memanfaatkan ChatGPT dalam proses belajar serta implikasinya terhadap efektivitas pembelajaran yang adaptif dan sesuai kodrat zaman menurut Ki Hadjar Dewantara. Metode yang digunakan adalah mix method, menggabungkan data kualitatif (observasi, wawancara, dokumentasi) dan kuantitatif (angket Likert kepada 32 peserta didik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT membantu peserta didik dalam mengakses informasi, memahami materi pembelajaran dengan lebih mudah, menjawab soal dan merancang tugas dengan lebih cepat, serta menyusun teks/argumentasi, dan meningkatkan motivasi belajar, namun juga menimbulkan tantangan seperti potensi menurunnya kemampuan berpikir kritis dan risiko plagiarisme. Kesimpulannya, pemanfaatan ChatGPT dapat menjadi inovasi pembelajaran yang efektif dan relevan dengan tuntutan abad ke-21, asalkan didampingi bimbingan guru yang memadai untuk menjaga sikap kritis dan etika penggunaan teknologi.
Copyrights © 2025