Eksplorasi Kepribadian dan Potensi Diri (EKPD) di Gereja KIBAID Jemaat Tondon Sangbua merupakan bagian dari pengejawantahan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Kristen (PAK). EKPD ini adalah salah satu usaha mahasiswa untuk menjalin relasi dan terlibat dalam pelayanan gerejawi. Gereja KIBAID Tondon Sangbua berpotensi untuk menjadi tempat EKPD karena di gereja ini terdapat ibadah umum jemaat, ibadah pemuda, ibadah sekolah minggu, dan perkunjungan ke rumah jemaat. Pada ibadah-ibadah ini gereja setempat membutuhkan tenaga tambahan agar pelaksanaan pelayanan semakin menjangkau lebih banyak jemaat. Pada bagian inilah mahasiswa dapat mengambil peran dalam EKPD. Metode pelaksanaan EKPD di Gereja KIBAID Jemaat Tondon Sangbua adalah parsipatoris dan eksperimental dengan lima tahapan, yaitu pembekalan, survei lokasi, pengantaran, monitoring, dan penarikan. Melalui pelaksanaan EKPD di Gereja KIBAID Jemaat Tondon Sangbua ditemukan bahwa mahasiswa mampu mengembangkan sikap percaya diri seperti tampil di depan umum sebagai liturgis, memimpin doa, menyampaikan renungan, dan pelayanan sebagai guru sekolah minggu; menjelaskan materi cerita Alkitab dengan baik; mampu mendampingi anak sekolah minggu yang membutuhkan perhatian khusus seperti anak yang minder atau bahkan anak yang terlalu aktif ketika ibadah berlangsung; hingga mampu mengembangkan kemampuan sosial dan komunikasi yang baik dengan jemaat setempat. The Exploration of Personality and Self-Potential at KIBAID Church, Tondon Sangbua, is a manifestation of the Three Pillars of Higher Education by Christian Religious Education students. This initiative aims to foster relationships and engage in church services, addressing the church's need for additional assistance during various congregational activities. The EKPD implementation method is participatory and experimental, encompassing orientation, location survey, facilitation, monitoring, and evaluation stages. Results show that students successfully developed self-confidence by actively participating in public roles, such as leading prayers and delivering reflections. They excelled in explaining Bible stories, effectively accompanying Sunday school children with special needs, and improving their social and communication skills within the local congregation. The EPSP program not only benefits students but also contributes to enhancing church services and community engagement.
Copyrights © 2024