Produksi benih kentang di dataran rendah menghadapi kendala suhu tinggi yang menghambat pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui iklim mikro rumah tanaman serta distribusi suhu dan kelembaban pada dataran rendah dalam produksi benih kentang menggunakan sistem pengkabutan. Metode penelitian menggunakan dua perlakuan waktu pengkabutan yaitu: (1) 10 menit hidup, 5 menit padam dan (2) 5 menit hidup, 10 menit padam. Parameter iklim mikro rumah tanaman dan box aeroponik diukur serta disimulasikan menggunakan perangkat lunak CFDSOF. Hasil penelitian menunjukkan rumah tanaman memiliki suhu rata-rata 29,7°C dengan kelembaban 71,7%. Perlakuan pengkabutan dapat menurunkan suhu udara 1-4°C dan meningkatkan kelembaban hingga 5% di seluruh box aeroponik. Sistem pengkabutan dengan waktu 10 menit hidup dan 5 menit padam menunjukkan kinerja lebih baik dalam distribusi kelembaban dibandingkan perlakuan 5 menit hidup dan 10 menit padam. Validasi perhitungan CFD menunjukkan rata-rata error sebesar 6,49%.
Copyrights © 2025