Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Rancang Bangun Mesin Penyiangan Gulma AUTOSET (Automatic Weeds Contoller) Isna Aulia Syahdiar; Toibah Toibah; Fadillah Al Farizki; Sarwendah Nurhikmah; Susanto Budi Sulistyo
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 2 No 2 (2021): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2021.2.2.4777

Abstract

Penyiangan gulma saat ini masih dilakukan dengan cara konvensional, yaitu dengan mencabut gulma secara manual. Namun, kegiatan ini kurang efektif karena cakupan lahan pertanian yang luas maka membutuhkan waktu yang lama, tenaga kerja yang banyak, dan beresiko terhadap kesehatan. Serta hasil menyiang gulma pun tidak terlalu bersih karena mencabut tidak sampai akar. Apalagi jika sedang musim hujan perkembangan gulma semakin cepat, sehingga risiko penurunan produktivitas tanaman lebih besar. Diperlukan adanya solusi penerapan teknologi yang tepat guna dan dapat membantu proses penyiangan gulma secara efektif dan efisien. Oleh karena itu, pelaksana program memiliki gagasan untuk membuat AUTOSET, yakni alat pengendalian gulma yang mampu dioperasikan pada lahan kering serta otomatis memasukan rontokan gulma yang telah tercabut oleh mata pisau modifikasi kedalam tas penampung gulma yang tersedia. Tujuan adanya alat ini adalah untuk menciptakan teknologi pengontrol gulma otomastis berbasis panel surya yang bisa menghemat pekerjaan dan ramah lingkungan.
Rancang Bangun Mesin Penyiangan Gulma AUTOSET (Automatic Weeds Contoller) Isna Aulia Syahdiar; Toibah Toibah; Fadillah Al Farizki; Sarwendah Nurhikmah; Susanto Budi Sulistyo
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 2 No 2 (2021): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2021.2.2.4777

Abstract

Penyiangan gulma saat ini masih dilakukan dengan cara konvensional, yaitu dengan mencabut gulma secara manual. Namun, kegiatan ini kurang efektif karena cakupan lahan pertanian yang luas maka membutuhkan waktu yang lama, tenaga kerja yang banyak, dan beresiko terhadap kesehatan. Serta hasil menyiang gulma pun tidak terlalu bersih karena mencabut tidak sampai akar. Apalagi jika sedang musim hujan perkembangan gulma semakin cepat, sehingga risiko penurunan produktivitas tanaman lebih besar. Diperlukan adanya solusi penerapan teknologi yang tepat guna dan dapat membantu proses penyiangan gulma secara efektif dan efisien. Oleh karena itu, pelaksana program memiliki gagasan untuk membuat AUTOSET, yakni alat pengendalian gulma yang mampu dioperasikan pada lahan kering serta otomatis memasukan rontokan gulma yang telah tercabut oleh mata pisau modifikasi kedalam tas penampung gulma yang tersedia. Tujuan adanya alat ini adalah untuk menciptakan teknologi pengontrol gulma otomastis berbasis panel surya yang bisa menghemat pekerjaan dan ramah lingkungan.
Analisis Distribusi Suhu Pada Sistem Rumah Tanaman Dan Aeroponik Dengan Variasi Waktu Pengkabutan Menggunakan Simulasi Computational Fluid Dynamics (Cfd): Evaluation of Temperature Distribution in Greenhouses and Aeroponic Systems with Modifications in Mist Period Making use of Computational Fluid Dynamics (CFD) Simulation Arjuno Kusuma Satyo Satmoko; Eni Sumarni; Susanto Budi Sulistyo
Jurnal Teknik Pertanian Terapan Vol. 2 No. 2 (2025): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jtpt.v2i2.5850

Abstract

Produksi benih kentang di dataran rendah menghadapi kendala suhu tinggi yang menghambat pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui iklim mikro rumah tanaman serta distribusi suhu dan kelembaban pada dataran rendah dalam produksi benih kentang menggunakan sistem pengkabutan. Metode penelitian menggunakan dua perlakuan waktu pengkabutan yaitu: (1) 10 menit hidup, 5 menit padam dan (2) 5 menit hidup, 10 menit padam. Parameter iklim mikro rumah tanaman dan box aeroponik diukur serta disimulasikan menggunakan perangkat lunak CFDSOF. Hasil penelitian menunjukkan rumah tanaman memiliki suhu rata-rata 29,7°C dengan kelembaban 71,7%. Perlakuan pengkabutan dapat menurunkan suhu udara 1-4°C dan meningkatkan kelembaban hingga 5% di seluruh box aeroponik. Sistem pengkabutan dengan waktu 10 menit hidup dan 5 menit padam menunjukkan kinerja lebih baik dalam distribusi kelembaban dibandingkan perlakuan 5 menit hidup dan 10 menit padam. Validasi perhitungan CFD menunjukkan rata-rata error sebesar 6,49%.