Generasi muda memiliki peran strategis dalam membentuk arah perkembangan demokrasi di sebuah negara. Artikel ini mengkaji kontribusi dan pengaruh suara generasi muda dalam proses demokrasi, serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang menghambat partisipasi aktif mereka. Dengan menggunakan metode penelitian studi pustaka, penulis menganalisis literatur terkait peran politik, sosial, dan budaya generasi muda dalam konteks demokrasi kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa generasi muda tidak hanya sebagai penerus bangsa, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu mendorong dinamika demokrasi melalui partisipasi politik, inovasi sosial, dan pemanfaatan teknologi digital. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi kurangnya akses informasi yang tepat, keterbatasan pendidikan politik, pengaruh negatif media sosial, serta hambatan struktural seperti marginalisasi dan kurangnya ruang partisipasi.
Copyrights © 2025