Penelitian ini membahas efektivitas belajar mandiri Generasi Z melalui konten digital dibandingkan dengan sumber akademik tradisional. Generasi Z sebagai digital natives menunjukkan preferensi belajar menggunakan media digital yang interaktif dan mudah diakses, seperti video pembelajaran, media sosial edukatif, dan platform e-learning. Namun, sumber akademik tradisional seperti buku teks dan jurnal tetap dianggap penting untuk pendalaman materi secara mendalam dan kredibel. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk menggali persepsi dan pengalaman mahasiswa Generasi Z dalam menggunakan kedua sumber belajar tersebut. Hasil menunjukkan bahwa konten digital memudahkan akses, meningkatkan motivasi, dan efektivitas belajar mandiri karena sifatnya yang menarik dan fleksibel, sementara sumber akademik tradisional masih dihargai untuk validitas dan kedalaman ilmiahnya. Kombinasi konten digital dan sumber akademik tradisional menjadi pendekatan terbaik untuk mendukung pembelajaran mandiri Generasi Z di era digital.
Copyrights © 2025