Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran religius siswa kelas VIII MTsN 2 Banda Aceh serta pengaruh tantangan globalisasi terhadap perilaku keagamaan mereka. Pendekatan yang digunakan adalah mixed methods dengan desain explanatory sequential, yaitu tahap kuantitatif diikuti dengan wawancara kualitatif. Sampel penelitian berjumlah 240 siswa yang dipilih melalui teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert yang diadaptasi dari Indonesian-Psychological Measurement of Islamic Religiousness (I-PMIR), serta wawancara semi-terstruktur dengan guru fikih dan siswa terpilih. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa terdapat hubungan negatif antara tantangan globalisasi dan tingkat kesadaran religius siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kesadaran religius berada pada kategori tinggi (rata-rata 80,4%), sedangkan uji korelasi Pearson menghasilkan nilai r = -0.421 (p < 0.05) yang menandakan korelasi negatif signifikan. Secara kualitatif, pengaruh media sosial dan budaya populer menjadi faktor penurunan spiritualitas, namun lingkungan madrasah dan kultur religius Aceh terbukti mampu menjadi benteng moral dalam menghadapi arus globalisasi.
Copyrights © 2025