Jurnal Siartek
Vol 4 No 2 (2018): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur

ANALISIS PERCEPATAN WAKTU DAN BIAYA PROYEK KONSTRUKSI DENGAN PERUBAHAN JAM KERJA (LEMBUR) MENGGUNAKAN METODE PERTUKARAN WAKTU DANBIAYA (TIME COST TRADE OFF) (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Gedung Koperasi Kredit Pintu Air Di Nita)

Oktavianus Jori (Universitas Nusa Nipa)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2018

Abstract

Proyek merupakan suatu rangkaian kegiatan yang bersifat sementara yang sudah ditetapkan awal pekerjaannya dan waktu selesainya. Menurut Nurhayati (2010), sebuah proyek merupakan suatu usaha / aktivitas yang kompleks, tidak rutin, dibatasi oleh waktu, anggaran, resources, dan spesifikasi performansi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Keterlambatan pekerjaan proyek dapat diantisipasi dengan melakukan percepatan dalam proses pelaksanaannya, namun juga harus tetap memperhatikan faktor biaya. Pertambahan biaya yang dikeluarkan diharapkan seminimum mungkin dan tetap memperhatikan standar mutu. Percepatan dapat dilakukan dengan mengadakan penambahan jam kerja, alat bantu yang lebih produktif, penambahan jumlah pekerja, menggunakan material yang lebih cepat pemasangannya, dan metode konstruksi yang lebih cepat. Untuk mengetahui hal ini perlu dipelajari tentang jaringan kerja yang ada, dan hubungan antara waktu dan biaya, hal tersebut sebagai analisis pertukaran waktu dan biaya (Time Cost Trade Off Analysis). Penelitian yang dilakukan dengan menghitung nilai cost slope dari masing – masing aktivitas, maka dengan melihat diagram preseden yang dibuat dalam kondisi normal dapat diketahui lintasan kritisnya. Penekanan (kompresi) durasi proyek dilaukan untuk semua aktivitas yang berada pada lintasan kritis dan dimulai dari aktivitas yang mempunyai cost slope terendah. Kompresi dilakukan terus pada semua item pekerjaan yang berada di jalur lintasan kritis. Namun pada bagian pekerjaan persiapan tidak dilakukan kompresi dikarenakan durasi kerja yang tergolong singkat dan juga untuk pekerjaan utama harus menunggu hingga semua pekerjaan persiapan selesai. Percepatan yang dilakukan tidak mengurangi biaya, akan tetapi percepatan akan menyebabkan biaya total meningkat. Garis yang menunjukkan kemiringan (slope), mengasumsikan bahwa semakin tinggi biaya pengeluaran akan mempercepat waktu pekerjaan, demikian pula sebaliknya biaya pengurangan waktu kegiatan yang konstan tiap satuan waktu. Hasil analisis percepatan durasi menggunakan metode Time Cost Trade Off bahwa; dari segi waktu untuk penyelesaian proyek pembangunan gedung bertingkat koperasi kredit Pintu Air yang awalnya selama 589 hari setelah ditambah waktu lebur selama 4 jam perhari menjadi 468 hari atau terjadi pengurangan durasi selama 121 hari, atau dapat dipercepat sebesar 20,54% dari waktu normalnya. Perubahan biaya total proyek yang terjadi setelah penambahan jam kerja mengalami peningkatan menjadi Rp.13.769.047.699,53 dari biaya awal yang sebesar Rp.11.453.247.975 atau terjadi peningkatan sebesar Rp.2.315.799.725 atau sebesar 16.81%

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

siartek

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Mechanical Engineering Transportation

Description

Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur adalah jurnal ilmu dan penerapan bidang Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur yang terbit dua kali dalam setahun, pada bulan April dan Oktober sejak tahun 2015. Artikel dapat berupa produk penelitian, pemikiran ilmiah atau studi kasus, dalam teknik sipil dan ...