p-Index From 2021 - 2026
1.431
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Siartek
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

ANALISIS PERCEPATAN WAKTU DAN BIAYA PROYEK KONSTRUKSI DENGAN PERUBAHAN JAM KERJA (LEMBUR) MENGGUNAKAN METODE PERTUKARAN WAKTU DANBIAYA (TIME COST TRADE OFF) (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Gedung Koperasi Kredit Pintu Air Di Nita) Oktavianus Jori
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 4 No 2 (2018): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek merupakan suatu rangkaian kegiatan yang bersifat sementara yang sudah ditetapkan awal pekerjaannya dan waktu selesainya. Menurut Nurhayati (2010), sebuah proyek merupakan suatu usaha / aktivitas yang kompleks, tidak rutin, dibatasi oleh waktu, anggaran, resources, dan spesifikasi performansi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Keterlambatan pekerjaan proyek dapat diantisipasi dengan melakukan percepatan dalam proses pelaksanaannya, namun juga harus tetap memperhatikan faktor biaya. Pertambahan biaya yang dikeluarkan diharapkan seminimum mungkin dan tetap memperhatikan standar mutu. Percepatan dapat dilakukan dengan mengadakan penambahan jam kerja, alat bantu yang lebih produktif, penambahan jumlah pekerja, menggunakan material yang lebih cepat pemasangannya, dan metode konstruksi yang lebih cepat. Untuk mengetahui hal ini perlu dipelajari tentang jaringan kerja yang ada, dan hubungan antara waktu dan biaya, hal tersebut sebagai analisis pertukaran waktu dan biaya (Time Cost Trade Off Analysis). Penelitian yang dilakukan dengan menghitung nilai cost slope dari masing – masing aktivitas, maka dengan melihat diagram preseden yang dibuat dalam kondisi normal dapat diketahui lintasan kritisnya. Penekanan (kompresi) durasi proyek dilaukan untuk semua aktivitas yang berada pada lintasan kritis dan dimulai dari aktivitas yang mempunyai cost slope terendah. Kompresi dilakukan terus pada semua item pekerjaan yang berada di jalur lintasan kritis. Namun pada bagian pekerjaan persiapan tidak dilakukan kompresi dikarenakan durasi kerja yang tergolong singkat dan juga untuk pekerjaan utama harus menunggu hingga semua pekerjaan persiapan selesai. Percepatan yang dilakukan tidak mengurangi biaya, akan tetapi percepatan akan menyebabkan biaya total meningkat. Garis yang menunjukkan kemiringan (slope), mengasumsikan bahwa semakin tinggi biaya pengeluaran akan mempercepat waktu pekerjaan, demikian pula sebaliknya biaya pengurangan waktu kegiatan yang konstan tiap satuan waktu. Hasil analisis percepatan durasi menggunakan metode Time Cost Trade Off bahwa; dari segi waktu untuk penyelesaian proyek pembangunan gedung bertingkat koperasi kredit Pintu Air yang awalnya selama 589 hari setelah ditambah waktu lebur selama 4 jam perhari menjadi 468 hari atau terjadi pengurangan durasi selama 121 hari, atau dapat dipercepat sebesar 20,54% dari waktu normalnya. Perubahan biaya total proyek yang terjadi setelah penambahan jam kerja mengalami peningkatan menjadi Rp.13.769.047.699,53 dari biaya awal yang sebesar Rp.11.453.247.975 atau terjadi peningkatan sebesar Rp.2.315.799.725 atau sebesar 16.81%
ANALISIS PENCAPAIAN PROFIT MAKSIKUM DENGAN MODIFIKASI BIAYA DAN PENJADWALAN PROYEK (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Taman Tsunami Maumere) Oktavianus Jori
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 5 No 1 (2019): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek konstruksi merupakan suatu kegiatan yang mempunyai jangka waktu tertentu, dengan sumber daya terbatas untuk melaksanakan tugas yang telah ditentukan berupa pembangunan / perbaikan sarana fasilitas baik gedung, jalan, jembatan, bendungan, atau berupa kegiatan penelitian / pengembangan lainnya. Didalam proyek konstruksi terdapat masalah-masalah yang cukup kompleks sehingga memerlukan keahliahan manajemen konstruksi untuk menghasilkan produk konstruksi yang optimal. Sebagai salah satu sumber daya proyek, finansial memegang peranan yang sangat penting. Keterlambatan turunnya dana akan mempengaruhi pekerjaan proyek, misalnya pembelian material terlambat sehingga pekerjaan tidak dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal semula. Dengan demikian perlu diadakan studi untuk mengkaji lebih lanjut tentang perencanaan cash flow yang optimal, yang pada akirnya dapat diperoleh keuntungan yang maksimal. Penelitian yang dilakukan dengan menghitung Cash Flow dari masing – masing tipe pembayaran. Dengan sistem pembayaran tanpa uang muka, profit proyek maksimal diberikan oleh sistem pembayaran progress bulanan pada penjadwalan kondisi GESER dengan profit 9,17%. Dengan sistem pembayaran Dengan Uang Muka 30%, profit proyek maksimal diberikan oleh sistem pembayaran bulanan dan progress 30% pada penjadwalan kondisi EST dengan Profit 9,85%. Dengan sistem pembayaran Dengan Uang Muka 15%, profit proyek maksimal diberikan oleh sistem pembayaran bulanan pada penjadwalan kondisi EST dengan Profit 9,66%. Dengan sistem pembayaran Dengan Uang Muka 50%, Profit proyek maksimal diberikan oleh sistem pembayaran progress 30% pada penjadwalan kondisi EST dengan Profit 9,98%. Pembayaran pada kondisi penjadwalan est memiliki profit dan penutupan akhir lebih besar di banding penjadwalan lst, dan pergeserean est walaupun secara presentase perkembangan pekerjaan lebih besar pada bulanbulan awal lebih besar di karenakan; sistem pembayaran yang memberikan profit maksimum adalah sistem pembayaran bulanan pada penjadwalan kondisi EST dengan profit 9.25%, untuk pembayaran uang muka 0%, pembayaran progress 15% pada penjadwalan kondisi EST dengan profit 9,86%. dan uang muka 30%, progress 50% serta bulanan pada penjadwalan kondisi EST dengan profit 9,72%. Sedangkan untuk sistem pembayaran dengan uang muka 30%, baik bulanan maupun progress 15% memperoleh profit 10,00% pada penjadwalan EST dan pergerseran EST. Penjadwalan yang menghasilkan profit paling besar bagi kontraktor yaitu penjadwalan pada kondisi EST (Earliest Start Time) dan pergeseran EST
STUDI MANAJEMEN MATERIAL PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KULIAH STFK LEDALERO DI KABUPATEN SIKKA Natalia Lamba Parinding; Oktavianus Jori; Dedi Imanuel Pau
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 8 No 1 (2022): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

building contrruction is something fasiltas Building construction is something facilities made _ by man for support various activity activity Public that alone . one _ indicator success something project is with existence good material control in the field . Material control meets accuracy , identification , and accuracy time ,and control all the materials needed in the field . Good material management is system consistent management _ and support on moment procurement and on moment construction .with Thus the activity process development project the will could done by good and fluent without experience obstacle . Development process building STFK Ledalero campus need planning good material management so that the material inventory process does not hampered so that no disturbing profession and could walk with good . As for destination in study is for knowing material needs and application field material management . Study started with count material requirements and material delivery processes , material receipts , material storage in the field . Results from study this on material requirements obtained 55775 pieces stone bricks , cement as much as 229.8 bags , and sand as much as 34.26 m 3 on profession wall 2nd floor while work material needs Portland cement stucco as much as 331.46 zak , dan sand pairs 50.99 m 3 . Application field material management it takes a good time schedule for work development can walk with good .
ANALISIS EFISENSI PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PADA PEKERJAAN PENINGKATAN JALAN AKSES BANDARA GEWAYANTANA Laurensius Oktavianus Alfian; Yosef Nobertus T. Muda; Oktavianus Jori
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 8 No 1 (2022): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In highway construction projects, heavy equipment resources are the main factor. Heavy equipment must be used efficiently, and tool productivity depends on the type or type of tool, work methods, field conditions, and the tame needed to complete a work. This study employed the method of calculating the actual productivity of heavy equipment, namely the calculation of the speed of the machine, the efficiency factor of the tool, and the production capacity of the machine used in accordance with what was happening in the field. This study aimed to determine the value of heavy equipment productivity in the Gewayantana Airport access road improvement project. The productivity value of the asphalt pavement layer work was 1 unit of asphalt finisher = 22.5 m3/hour, 1 unit of tandem roller = 26.25 m3/hour, 1 unit of pneumatic tyred roller = 9.98 m3/hour, 4 units Biga Dump trucks 6 x 4 = 11.2 m3/hour, the productivity of the tool on the work of the aggregate foundation layer A, namely 3 units of Hino dump truck = 29.94 m3/hour. And calculating the work time required for each heavy equipment based on the number of tools available, namely for asphalt pavement layer work: asphalt finisher = 2 days, tandem roller = 2 days, pneumatic tyred roller = 3 days, Biga dump truck = 4 days, on the work of aggregate foundation layer A, namely: Hino dump truck = 3 days. The results of the calculation obtained were real productivity with a factor of working efficiency that was not good enough according to real working time in the field
ANALISIS PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN KAMPUS INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO MAUMERE Gilfridus Kalbadus Duri; Oktavianus Jori
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 7 No 2 (2021): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas tenaga kerja memiliki pengaruh terhadap penyelesaian pekerjaan pada proyek konstruksi. Penelitian yang dilakukan pada proyek pembangunan kampus Institut Filsafat Dan Teknologi Kreataif Ledalero Maumere. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan Pomdasi foot plat, pedestal, dan sloof serta faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja seperti keterlambatan para pekerja, minimnya penglaman pekerja, usia, pendidikan,, upah pekerja, kesehatan pekerja dan kondisi fisik dilapangan. Data penelitian diperoleh dengan cara pengamatan langsung dilokasi proyek pembangunan kampus Institut Filsafat Dan Teknologi Kreataif Ledalero Maumere. Hasil yang diperoleh adalah kuantitas pekerjaan yang diselesaikan setiap harinya, kemudian dianalisis sehingga dapat diketahui indeks produktivitas tenaga kerja dengan membandingkan produktivitas aktual, rencana proyek dan SNI serta kinerja proyek terhadap waktu. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa indeks produktivitas seluruh item pekerjaan kurang baik. karena indeks produktivitasnya kurang dari satu (<1). Sedangkan hasil produktivitas dari perbandingan antara produksi aktual dengan rencana proyek, hampir seluruh produktivitas pekerjaan di atas dinyatakan kurang baikSehingga proyek pembangunaan kampus Institut Filsafat Dan Teknologi Keratif Ledalero maumere mengalami keterlambatan dan tidak sesuawai dengan perencanan.
ANALISIS KINERJA WAKTU DENGAN MENGGUNAKAN PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) (Reschedule Proyek Pembangunan Jembatan Nangarasong, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur) Claudia Ekarista Sika Keytimu; Oktavianus Jori
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 7 No 2 (2021): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Construction projects are developing rapidly both in terms of physicality, time and cost, this rapid construction development is certainly also felt by the construction of the bridge. In the construction of bridges, it often faces challenges in terms of incompatibility between planning schedules and realization in the field. The bridge project that will be used as a case study is located in the Nangarasong area, Sikka Regency, East Nusa Tenggara. This study uses the Precedence Diagram Method (PDM) which aims to find out the time comparison and evaluate the solution of the project implementation time. The method was analyzed using Microsoft Excel and three scenarios were obtained for the duration of the project implementation, namely: the realization time obtained a duration of 126 calendar days, the time according to the number of workers at the location obtained a duration of 120 calendar days, and the time with the number of workers obtained a duration of 112 calendar days. Thus, the project implementation time was accelerated by 12 calendar days.
ANALISIS PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN KAMPUS INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO MAUMERE Gilfridus Kalbadus Duri; Oktavianus Jori
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 8 No 2 (2022): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur 
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas tenaga kerja memiliki pengaruh terhadap penyelesaian pekerjaan pada proyek konstruksi. Penelitian yang dilakukan pada proyek pembangunan kampus Institut Filsafat Dan Teknologi Kreataif Ledalero Maumere. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan Pomdasi foot plat, pedestal, dan sloof serta faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja seperti keterlambatan para pekerja, minimnya penglaman pekerja, usia, pendidikan,, upah pekerja, kesehatan pekerja dan kondisi fisik dilapangan. Data penelitian diperoleh dengan cara pengamatan langsung dilokasi proyek pembangunan kampus Institut Filsafat Dan Teknologi Kreataif Ledalero Maumere. Hasil yang diperoleh adalah kuantitas pekerjaan yang diselesaikan setiap harinya, kemudian dianalisis sehingga dapat diketahui indeks produktivitas tenaga kerja dengan membandingkan produktivitas aktual, rencana proyek dan SNI serta kinerja proyek terhadap waktu. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa indeks produktivitas seluruh item pekerjaan kurang baik. karena indeks produktivitasnya kurang dari satu (<1). Sedangkan hasil produktivitas dari perbandingan antara produksi aktual dengan rencana proyek, hampir seluruh produktivitas pekerjaan di atas dinyatakan kurang baikSehingga proyek pembangunaan kampus Institut Filsafat Dan Teknologi Keratif Ledalero maumere mengalami keterlambatan dan tidak sesuawai dengan perencanan
ANALISIS KINERJA WAKTU DENGAN MENGGUNAKAN PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) (Reschedule Proyek Pembangunan Jembatan Nangarasong, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur) Claudia Ekarista Sika Keytimu; Oktavianus Jori
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 8 No 2 (2022): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur 
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Construction projects are developing rapidly both in terms of physicality, time and cost, this rapid construction development is certainly also felt by the construction of the bridge. In the construction of bridges, it often faces challenges in terms of incompatibility between planning schedules and realization in the field. The bridge project that will be used as a case study is located in the Nangarasong area, Sikka Regency, East Nusa Tenggara. This study uses the Precedence Diagram Method (PDM) which aims to find out the time comparison and evaluate the solution of the project implementation time. The method was analyzed using Microsoft Excel and three scenarios were obtained for the duration of the project implementation, namely: the realization time obtained a duration of 126 calendar days, the time according to the number of workers at the location obtained a duration of 120 calendar days, and the time with the number of workers obtained a duration of 112 calendar days. Thus, the project implementation time was accelerated by 12 calendar days.
ANALISA PERHITUNGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA STRUKTUR DAN PENJADWALAN GEDUNG RUKO 2 LANTAIDENGAN MENGGUNAKAN STANDAR HARGA SATUAN BANGUNAN PERDA KABUPATEN SIKKA TAHUN 2020 Sebastianus Hendra Vias Iry; Oktavianus Jori; Dedi Imanuel Pau
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 9 No 2 (2023): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: A shophouse or shophouse is a building that generally has two or more stories, where the bottom floor is usually used for business premises, and the subsequent floors are used as residences. In constructing this shophouse building, there are many factors needed for the smooth construction of the building. One of the factors in question is the availability of funds or budget. The cost budget is a calculation of the amount of costs required.In calculating the planned cost budget (RAB), the 2020 Sikka Regency Regional Government building unit price standard and the 2017 SNI Work Unit Price Analysis are used. – 2018. In preparing the scheduling, the PDM method was used with the help of Microsoft Excel. From the results of the calculation of the budget planning for the existing structure costs, a 2-story shophouse using the standard Sikka district unit price is IDR 4,866,105,714.14 and the time required to complete the structural work (columns, beams and floor plates) has been planned for a duration of 51 day.
ANALISA PENERAPAN MANAJEMEN WAKTU MENGGUNAKAN METODE CPM DAN PERT PADA PROYEK PEMBANGUNAN DAN REHABILITASI IFTK LEDALERO KABUPATEN SIKKA Hironimus Lako Wea; Oktavianus Jori; Dedi Imanuel Pau
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 10 No 1 (2024): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Scheduling in projects involves determining the timeframe for project activities, including raw materials, labor, and time required for each task. Commonly used approaches include the Critical Path Method (CPM) and Project Evaluation Review Technique (PERT) to enhance Project planning and control quality. In utilizing the Critical Path Method (CPM) and Project Evaluation Review Technique (PERT) in the IFTK Ledalero Development and Rehabilitation Project, the process involves detailing the plan and sequence of work activities, calculating normal time (m), determining optimistic time (a), and pessimistic time (b) for each task. Additionally, Microsoft Excel 2007 application is utilized for data input, which includes time required for each task, labor requirements, labor wages, task sequences, and interdepencies. The critical path planning for the IFTK Ledalero Development and Rehabilitation Project identifies activities with a TF (Total Float) value of 0, resulting in a Project duration of 200 days. The acceleration efforts reduce the duration to 196 days with a 99.88% probability.