Pada pelaksanaan perkerasan jalan, suhu pemadatan campuran aspal sangat berpengaruh terhadap karakteristik lapisan aspal yang direncanakan. Campuran aspal panas untuk perkerasan lentur di dalam pembuatan benda uji penelitian di rancang dengan menggunakan metode Marshall. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh suhu pada proses pemadatan aspal panas (asphalt hotmix) AC WC gradasi halus terhadap parameter Marshall dengan acuan Spesifikasi Bina Marga 2010. Pengambilan data Marshall dilakukan sebanyak dua sampel per variasi suhu tmbukan, suhu tumbukan yang di tinjau yaitu 120 oC, 125 oC, 130 oC, 135 oC, 140 oC, 145 oC, 150 oC, dan 155 oC dengan menggunakan kadar aspal 6%. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pada suhu 120 oC sampai suhu 140 oC, memenuhi spesifikasi Bina Marga 2010, sedangkan pada suhu 145 oC sampai suhu 155 oC tidak memenuhi spesifikasi Bina Marga 2010, hal ini terjadi karena semakin bertambahnya suhu tumbukan maka ikatan antara aspal dengan agregat tidak maksimal sehingga nilai VMA, VIM, VFA, Fllow dan MQ akan semakin meningkat.
Copyrights © 2023