Mahasiswa sarjana TAMA memiliki kemampuan yang berbeda-beda, hal ini disebabkan oleh pengalaman belajar yang diperoleh serta pola pikir yang bersifat hierarkis dari masing-masing individu. Alat yang digunakan untuk mengevaluasi respons mahasiswa adalah taksonomi SOLO. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang kemampuan mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam dalam menyelesaikan masalah ukuran pemusatan data ditinjau dari taksonomi SOLO. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pengambilan data dari hasil instrumen berupa tes kemampuan awal, tes materi, dan wawancara yang memuat indikator level SOLO. Berdasarkan tes kemampuan awal, mahasiswa dapat dikategorikan ke dalam level unistruktural, multistruktural, dan relasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa pada level unistruktural belum dapat memahami masalah dengan baik, yang ditunjukkan dengan hanya mampu menuliskan nilai rata-rata dari interval, sehingga tidak dapat menyelesaikan masalah. Mahasiswa pada level ini juga belum memahami materi. Berbeda dengan mahasiswa level multistruktural, mereka mampu menuliskan berbagai informasi dari soal seperti nilai rata-rata interval dan hasil perkalian antara frekuensi dengan nilai rata-rata interval. Namun, mahasiswa level ini belum mampu menjalankan rumus yang telah dituliskan karena terburu-buru. Selain itu, mereka juga kurang teliti dalam menuliskan simbol-simbol pada rumus nilai rata-rata. Sementara itu, mahasiswa pada level relasional dapat memahami masalah dengan baik. Mereka mampu menuliskan berbagai informasi dari soal dan menghubungkannya sehingga menghasilkan perhitungan dan kesimpulan yang benar.
Copyrights © 2024