Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN

HUBUNGAN FREKUENSI MAKAN, USIA, DAN PENGETAHUAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA PASIEN HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH MAYONG JEPARA

Yusuf Ardiansyah (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Edy Soesanto (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Dewi Hartinah (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Aug 2025

Abstract

AbstrakPenyakit Ginjal Kronik (PGK) masih sebagai permasalahan kesehatan di segala dunia terhitung di Indonesia sebab angka kematian dari penyakit tersebut masih tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian yang akan menganalisis tentang hubungan pola makan dan pola hidup dengan kejadian anemia pada pasien hemodialisa di rumah sakit PKU Muhammadiyah Mayong jepara. Pada penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian kuantitatif, analitik korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa pada tahun 2024 sebanyak 72 pasien di ruang hemodialisa RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara. Teknik sampling yang di gunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik purposive sampling. Perhitungan sampel menggunakan rumus slovin sebanyak 61 responden. Instrumen berupa kuesioner frekuensi makan dan pengetahuan. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan frekuensi makan (p=0,000), usia (p=0,002) dan pengetahuan (p=0,002) dengan kejadian anemia pada pasien hemodialisa di Rumah Sakit PKU muhammadiyah Mayong Jepara. Abstract Chronic Kidney Disease (CKD) is still a health problem throughout the world, including in Indonesia because the death rate from this disease is still high. This research is a study that will analyze the relationship between diet and lifestyle and the incidence of anemia in hemodialysis patients at the PKU Muhammadiyah Mayong Hospital, Jepara. In this research the researcher will use a quantitative type of research. The population in this study were all chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis therapy in 2024, totaling 72 patients in the hemodialysis room at PKU Muhammadiyah Mayong Hospital, Jepara. The sampling technique used in this research was purposive sampling technique. Sample calculations using the Slovin formula were 61 respondents. The instrument is a food frequency and knowledge questionnaire. Data analysis used the chi square test. Results of the study showed that there was a relationship between eating frequency (p=0.000), age (p=0.002) and knowledge (p=0.002) with the incidence of anemia in hemodialysis patients at PKU Muhammadiyah Mayong Jepara Hospital.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jikk

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan contributes to the dissemination of information related to nursing and midwifery research and evidence-based study on nursing and midwifery issues. The scope of this journal is broadly multi-perspective in nursing and midwifery areas such as Nursing Education, ...