Kejadian sectio caesarea meningkat pesat setiap tahunnya. Persalinan dengan tindakan sectio caesarea merupakan pilihan alternatif terakhir dalam menolong persalinan bagi ibu yang tidak mampu atau ingin melahirkan secara normal, hal ini dilakukan karena alasan medis, serta atas permintaan pasien sendiri atau atas saran dokter. Banyak faktor yang mempengaruhi persalinan dilakukan dengan tindakan section caesarea, diantaranya yaitu usia, paritas dan komplikasi kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, paritas dan komplikasi kehamilan terhadap tindakan sectio caesarea di RSI NU Demak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Populasi terjangkau penelitian ini adalah ibu bersalin di RSI NU Demak bulan Oktober 2024 – Februari 2025 sebanyak 427 orang, sehingga di rata-ratakan tiap bulan terdapat 85 ibu bersalin. Sampel diperoleh sebanyak 70 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner mengenai usia, paritas, komplikasi kehamilan dan tindakan sectio caesarea. Analisis data meliputi analisis univariat (distribusi frekuensi) dan analisis bivariat (uji chi square). Hasil penelitian menunjukkan dari 70 ibu bersalin sebanyak 42 (60%) berada pada reproduksi sehat (20 - 35 tahun), sebanyak 50 (71,4%) dengan paritas multipara, dari 41 responden yang memiliki komplikasi sebanyak 23 (32,9%) adalah ketuban pecah dini. Ada hubungan usia (p value 0,000 0,05), paritas (p value 0,000 0,05) dan komplikasi kehamilan (p value 0,000 0,05) dengan tindakan sectio caesarea di RSI NU Demak.
Copyrights © 2025