JIMI
Vol. 1 No. 2 (2026): Januari-Maret

Aspek Fonologi dalam Pemerolehan Bahasa Pertama Anak Usia Dua Tahun: Kajian Psikolinguistik

Anisa Rahmadani (Universitas Islam Riau)
Renita Asriani (Universitas Islam Riau)
Fatmawati (Universitas Islam Riau)



Article Info

Publish Date
19 Jan 2026

Abstract

Pemerolehan bahasa pertama pada anak usia dini merupakan proses alamiah yang berkaitan erat dengan perkembangan kognitif dan kemampuan berbahasa anak. Salah satu aspek penting dalam pemerolehan bahasa adalah fonologi, yaitu kemampuan anak dalam memproduksi bunyi-bunyi bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemerolehan bahasa pertama pada aspek fonologi anak usia dua tahun berdasarkan kajian psikolinguistik, khususnya dalam mengidentifikasi bentuk perubahan fonem, penghilangan fonem, dan penambahan fonem dalam tuturan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang anak berusia dua tahun bernama Zhea Tazkia Qamra. Data diperoleh melalui teknik dokumentasi, teknik catat, dan teknik simak libat cakap, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan anak mengalami berbagai proses fonologis, seperti substitusi fonem (/r/ menjadi /l/, /c/ menjadi /t/, /g/ menjadi /d/), penghilangan fonem awal, serta penambahan fonem pada posisi akhir kata. Proses-proses tersebut menunjukkan adanya penyederhanaan bunyi yang wajar dalam tahap perkembangan fonologi anak usia dua tahun. Dengan demikian, pemerolehan fonologi pada anak usia dini masih bersifat belum stabil dan akan terus berkembang seiring dengan kematangan alat ucap dan stimulasi lingkungan bahasa.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jimsi

Publisher

Subject

Education Other

Description

Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIMI ) merupakan media ilmiah sebagai wadah publikasi hasil penelitian, kajian pustaka, dan/atau gagasan dari berbagai disiplin ilmu. JIMI: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia sebagai sebuah jurnal ilmiah diharapkan mampu menunjukkan kepada masyarakat luas ...