cover
Contact Name
Asty Raisha Agma
Contact Email
astyraishaagma@gmail.com
Phone
+6282394495089
Journal Mail Official
samudrailmuindonesia01@gmail.com
Editorial Address
Alamat : Jl. Raya, Jl. Lolo Gn. Sarik Lubuk Minturun Blok A/2, Kec. Kuranji, Kota Padang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JIMI
ISSN : 31235395     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIMI ) merupakan media ilmiah sebagai wadah publikasi hasil penelitian, kajian pustaka, dan/atau gagasan dari berbagai disiplin ilmu. JIMI: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia sebagai sebuah jurnal ilmiah diharapkan mampu menunjukkan kepada masyarakat luas akan kekayaan keilmuan yang melingkupi berbagai dimensi kehidupan. Ruang lingkup dan fokus terkait dengan penelitian dengan pendekatan Multidisipliner, yang meliputi: Pendidikan, Humaniora, Ilmu Sosial, Ilmu Komunikasi, Teknik, dan Informatik, Kesehatan, Ilmu Filsafat Agama, Ilmu Ekonomi dan Bisnis, dan Lainnya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Penyalahgunaan Teknologi AI dan Implikasi Hukum Pelia Elza
JURNAL ILMIAH MULTIDISIPLIN INDONESIA Vol. 1 No. 1 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membawa banyak kemudahan dalam berbagai sektor, termasuk industri, kesehatan, dan pendidikan. Namun, kemajuan ini juga menimbulkan risiko penyalahgunaan, seperti manipulasi data, pelanggaran privasi, dan tindakan kriminal berbasis AI. Artikel ini menganalisis bentuk-bentuk penyalahgunaan teknologi AI dan implikasi hukum yang timbul akibat praktik tersebut. Dengan menggunakan pendekatan studi kepustakaan dan analisis regulasi yang berlaku, penelitian ini menekankan perlunya penguatan kerangka hukum untuk mencegah penyalahgunaan AI dan memberikan sanksi yang tegas bagi pelanggar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi nasional dan internasional mulai mengatur penggunaan AI, masih terdapat celah hukum yang memungkinkan potensi penyalahgunaan. Oleh karena itu, dibutuhkan penyesuaian regulasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan sektor industri.
Tinjauan Sistematis Telemedicine dan Pemantauan Pasien Jarak Jauh Asty Raisha Agma
JURNAL ILMIAH MULTIDISIPLIN INDONESIA Vol. 1 No. 1 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong penerapan telemedicine dan pemantauan pasien jarak jauh sebagai solusi inovatif dalam pelayanan kesehatan. Penelitian ini melakukan tinjauan sistematis terhadap literatur terkait implementasi telemedicine dan pemantauan pasien jarak jauh, dengan fokus pada efektivitas, tantangan, dan dampaknya terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa telemedicine mampu meningkatkan akses layanan, mengurangi waktu tunggu, dan mendukung pengawasan kondisi pasien secara real-time, terutama pada pasien dengan penyakit kronis atau berisiko tinggi. Meskipun demikian, beberapa kendala ditemukan, termasuk keterbatasan infrastruktur, keamanan data, serta kebutuhan pelatihan bagi tenaga kesehatan dan pasien. Penelitian ini menekankan pentingnya strategi implementasi yang tepat, integrasi teknologi yang aman, dan regulasi yang mendukung agar telemedicine dapat dimanfaatkan secara optimal dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Tantangan Keamanan Siber pada Sistem Kontrol Industri Sari Marlina
JURNAL ILMIAH MULTIDISIPLIN INDONESIA Vol. 1 No. 1 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan otomatisasi industri telah membawa perubahan signifikan terhadap efisiensi operasional serta keandalan sistem produksi. Namun, peningkatan konektivitas dan integrasi antara teknologi informasi (IT) dan teknologi operasional (OT) juga memperbesar risiko ancaman keamanan siber. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis tantangan keamanan siber pada sistem kontrol industri (Industrial Control Systems/ICS), mencakup faktor penyebab, jenis serangan, dampak operasional, serta strategi mitigasi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ancaman siber terhadap ICS cenderung meningkat, terutama akibat penggunaan jaringan terbuka, keterhubungan perangkat IoT, dan kurangnya kesadaran keamanan pada level operator. Serangan seperti ransomware, malware, dan manipulasi data sensor menjadi ancaman utama yang berpotensi menyebabkan gangguan proses produksi hingga kerusakan infrastruktur kritis. Upaya mitigasi dapat dilakukan melalui penerapan sistem keamanan berlapis, segmentasi jaringan, pembaruan perangkat lunak secara berkala, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang keamanan siber industri. Dengan demikian, peningkatan kesadaran, kebijakan yang kuat, serta kolaborasi antara sektor industri dan pemerintah menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan keberlanjutan operasi sistem kontrol industri di era digital.
Ketahanan Korosi Logam Berlapis pada Kondisi Lingkungan Ekstrem Cisia Padila
JURNAL ILMIAH MULTIDISIPLIN INDONESIA Vol. 1 No. 1 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korosi merupakan salah satu permasalahan utama yang memengaruhi kinerja dan umur pakai material logam, terutama ketika digunakan pada lingkungan dengan kondisi ekstrem seperti kelembapan tinggi, suhu ekstrem, serta paparan zat kimia agresif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketahanan korosi logam yang dilapisi dengan berbagai jenis pelapis pelindung, termasuk lapisan nikel, krom, dan seng. Pengujian dilakukan melalui metode imersi dan uji semprot garam (salt spray test) untuk mengevaluasi laju korosi serta perubahan morfologi permukaan setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa logam dengan lapisan nikel memiliki ketahanan korosi tertinggi dibandingkan dengan pelapis lainnya, terutama pada paparan suhu tinggi dan lingkungan dengan salinitas tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa pemilihan jenis lapisan yang tepat sangat penting untuk memperpanjang umur material logam dalam kondisi ekstrem dan dapat menjadi acuan bagi pengembangan teknologi pelapisan di industri.
Pergeseran Nilai dan Moralitas di Tengah Arus Modernisasi dan Individualisme Mimi Nurhidayanti
JURNAL ILMIAH MULTIDISIPLIN INDONESIA Vol. 1 No. 1 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modernisasi membawa berbagai kemajuan dalam bidang teknologi, ekonomi, dan sosial, namun juga menimbulkan perubahan signifikan terhadap sistem nilai dan moralitas dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pergeseran nilai dan moralitas yang terjadi seiring meningkatnya individualisme dalam kehidupan modern. Melalui pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dan observasi sosial, penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai kolektif seperti gotong royong, solidaritas, dan rasa kebersamaan mengalami penurunan seiring meningkatnya orientasi pada kepentingan pribadi, efisiensi, serta pencapaian material. Fenomena ini berdampak pada melemahnya kohesi sosial dan meningkatnya kesenjangan moral antarindividu. Namun, di sisi lain, modernisasi juga membuka peluang terbentuknya nilai-nilai baru seperti kemandirian, inovasi, dan kebebasan berpikir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama masyarakat modern adalah menemukan keseimbangan antara kemajuan teknologi dan pelestarian nilai-nilai moral yang menjadi dasar harmoni sosial. Upaya revitalisasi nilai kemanusiaan, pendidikan moral, serta penguatan etika sosial menjadi faktor penting untuk mengembalikan makna moralitas di tengah arus individualisme yang semakin kuat.
Penguatan Karakter dan Integritas dalam Mencegah Korupsi di Sektor Publik Iwan Armawan; Siti Munawaroh; Suherman; Jhepri Rikson Lumban Raja; Mohamad Iqbal
JURNAL ILMIAH MULTIDISIPLIN INDONESIA Vol. 1 No. 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguatan karakter dan integritas merupakan strategi penting dalam pencegahan korupsi di sektor publik karena membentuk perilaku pejabat yang jujur, akuntabel, dan bertanggung jawab.Korupsi di sektor publik merupakan salah satu masalah utama yang menghambat pembangunan, merusak kepercayaan masyarakat, dan menurunkan kualitas layanan publik. Upaya pencegahan korupsi tidak hanya bergantung pada regulasi dan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan pembentukan karakter dan integritas individu di lingkungan birokrasi. Karakter etis, tanggung jawab sosial, serta disiplin kerja yang kuat membantu menciptakan budaya organisasi yang transparan dan akuntabel. Penguatan karakter dapat dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan anti-korupsi, pembiasaan nilai-nilai moral sejak dini, pembinaan etika birokrasi, serta penerapan kode etik yang jelas. Sementara itu, integritas mencakup konsistensi antara prinsip dan tindakan, keberanian untuk menolak praktik korupsi, serta komitmen terhadap kepentingan publik di atas kepentingan pribadi. Sinergi antara karakter dan integritas menciptakan efek preventif yang kuat terhadap praktik korupsi karena pejabat publik menjadi sadar akan dampak sosial dan hukum dari korupsi. Selain itu, transparansi, pengawasan internal dan eksternal, serta partisipasi masyarakat menjadi faktor pendukung dalam memperkuat integritas lembaga publik. Dengan pendekatan holistik yang memadukan penguatan individu, reformasi birokrasi, dan pengawasan efektif, sektor publik dapat membangun budaya anti-korupsi yang berkelanjutan, meningkatkan kepercayaan publik, dan mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional. Abstrak ini menekankan bahwa pendidikan karakter dan integritas adalah fondasi utama dalam strategi pencegahan korupsi di sektor publik.
Aspek Sosial dalam Novel Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong Karya Eka Kurniawan: Analisis Sosiologi Sastra Anisa Rahmadani; Renita Asriani; Fatmawati
JURNAL ILMIAH MULTIDISIPLIN INDONESIA Vol. 1 No. 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek sosial dalam novel Anjing Mengeong Kucing Menggonggong karya Eka Kurniawan dengan menelaah cara masyarakat tumbuh dan berkembang dan proses sosialnya. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi dengan teknik pengumpulan data berupa teknik pustaka, membaca, simak, dan mencatat serta teknik analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data, verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Sumber data dalam penelitian ini ialah novel Anjing Mengeong Kucing Menggonggong karya Eka Kurniawan yang dipublikasikan oleh Gramedia Pustaka Utama di Jakarta pada Agustus 2024 dengan tebal 135 halaman. Berdasarkan hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa terdapat enam aspek sosial kajian sosiologi sastra dalam novel Anjing Mengeong Kucing Menggonggong yaitu moral, etika, keadaan ekonomi, cinta kasih, ketaatan beragama, dan latar belakang pendidikan. Diperoleh data berjumlah 62 data, dengan rekapitulasi hasil analisis aspek sosial, moral terdapat 23 data, etika terdapat 9 data, keadaan ekonomi terdapat 9 data, cinta kasih terdapat 8 data, ketaatan beragama terdapat 9 data, dan latar belakang pendidikan terdapat 4 data.
Aspek Fonologi dalam Pemerolehan Bahasa Pertama Anak Usia Dua Tahun: Kajian Psikolinguistik Anisa Rahmadani; Renita Asriani; Fatmawati
JURNAL ILMIAH MULTIDISIPLIN INDONESIA Vol. 1 No. 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerolehan bahasa pertama pada anak usia dini merupakan proses alamiah yang berkaitan erat dengan perkembangan kognitif dan kemampuan berbahasa anak. Salah satu aspek penting dalam pemerolehan bahasa adalah fonologi, yaitu kemampuan anak dalam memproduksi bunyi-bunyi bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemerolehan bahasa pertama pada aspek fonologi anak usia dua tahun berdasarkan kajian psikolinguistik, khususnya dalam mengidentifikasi bentuk perubahan fonem, penghilangan fonem, dan penambahan fonem dalam tuturan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang anak berusia dua tahun bernama Zhea Tazkia Qamra. Data diperoleh melalui teknik dokumentasi, teknik catat, dan teknik simak libat cakap, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan anak mengalami berbagai proses fonologis, seperti substitusi fonem (/r/ menjadi /l/, /c/ menjadi /t/, /g/ menjadi /d/), penghilangan fonem awal, serta penambahan fonem pada posisi akhir kata. Proses-proses tersebut menunjukkan adanya penyederhanaan bunyi yang wajar dalam tahap perkembangan fonologi anak usia dua tahun. Dengan demikian, pemerolehan fonologi pada anak usia dini masih bersifat belum stabil dan akan terus berkembang seiring dengan kematangan alat ucap dan stimulasi lingkungan bahasa.
Sangkan Paraning Dumadi: Relasi antara Asal-Usul dan Tujuan Hidup Manusia Perspektif Intersubjektif Albertus Agung Dwi Kristiyanto
JURNAL ILMIAH MULTIDISIPLIN INDONESIA Vol. 1 No. 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus penelitian ini ialah, menganalisis makna filosofis sangkan paraning dumadi dalam falsafah Jawa dan mengkaitkannya dengan gagasan relasionalitas dan intersubjektif Armada Riyanto. Sangkan paraning dumadi merupakan ajaran mendasar yang menegaskan bahwa manusia berasal dari Sumber Ilahi (sangkan), hidup dalam proses keberadaan (dumadi), dan diarahkan untuk kembali kepada tujuan ilahinya (paran). Dalam tradisi Jawa, kesadaran asal dan tujuan hidup ini tidak hanya menjadi konsep metafisik, tetapi terwujud dalam praksis etis berupa sikap rukun, andhap asor, tepa selira, serta tanggung jawab untuk memayu hayuning bawana. Melalui perspektif filsafat intersubjektif Armada Riyanto, konsep ini dibaca sebagai kesadaran relasional-transendental yang menempatkan manusia bukan sebagai entitas individual yang terisolasi. Manusia sebagai subjek yang “ada-bersama” dengan sesama, alam semesta, dan Tuhan. Konsep intersubjektif lahir dari perjumpaan “Aku” dan “Engkau” menuju kesadaran “Kita”. Intersubjektif menjadi ruang ontologis tempat manusia menemukan identitas, makna, dan arah hidupnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah, studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif terhadap teks-teks falsafah Jawa dan literatur filsafat relasionalitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa pertemuan antara sangkan paraning dumadi dan relasionalitas-intersubjektif memperkaya pemahaman tentang eksistensi manusia sebagai makhluk relasional yang mencapai kesempurnaannya melalui dialog, harmoni, dan keterbukaan terhadap yang lain.

Page 1 of 1 | Total Record : 9