Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Kemampuan Metakognisi dan Hasil Belajar Kognitif Siswa yang belajar dengan: 1) Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) dan 2) Model Pembelajaran Discovery. Subjek penelitian adalah: siswa kelas X IPA SMA Negeri I Utan yang berjumlah 99 orang yang tersebar ke dalam tiga kelas. Sampel kelas ditentukan dengan teknik Cluster Random Sampling dan diperoleh kelas X IPA I sebagai kelompok eksperimen 1 dan kelas X IPA II sebagai kelompok eksperimen 2. Sampel siswa berjumlah 66 orang masing-masing 33 orang di kelas eksperimen 1 dan 33 orang di kelas eksperimen 2. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1) inventori kemampuan metakognisi yang diterjemahkan dari MAI (Metacognitive Awareness Inventory) yang terdiri atas 52 item pernyataan, 2) tes hasil belajar kognitif yang terdiri atas 30 soal pilihan ganda. Hasil uji hipotesis dengan uji t (?= 5% dan ttabel = 1,998) menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan kemampuan metakognisi siswa yang belajar dengan model PBM dan model pembelajaran Discovery (thitung= 3,429), dan 2) terdapat perbedaan hasil belajar kognitif siswa yang belajar dengan model PBM dan model pembelajaran Discovery (thitung= 2,177).
Copyrights © 2019